Siap-siap! Drakor ‘Bad and Crazy’ Bakal Hadirkan Adegan Aksi Menegangkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira untuk kamu pecinta drama Korea. Sebentar lagi, drakor terbaru, Bad And Crazy akan tayang di bulan Desember 2021.

Drama yang dibintangi Lee Dong Wook dan Wi Ha Joon ini sukses bikin netizen kepo dan tak sabar. Apalagi, Bad and Crazy bakal menampilkan adegan aksi yang menegangkan.

Hal itu terungkap di sebuah konferensi pers bersama Lee Dong Wook. Ia mengaku drama ini cukup sulit, namun ia yakini bersama tim produksi drama itu.

“Saya percayakan semua pada tim,” kata Lee Dong-wook.

Meski begitu, aktor Lee Dong-wook yang memerankan polisi bernama Ryu Su-yeol mengaku tidak menjalani pelatihan khusus sebelum produksi film.

Dia mengapresiasi pengarahan tim aksi dan pertarungan di lokasi syuting yang sangat baik sehingga produksi berjalan aman.

Lee Dong-wook juga menyampaikan bahwa ada pemeran pengganti untuk para pemain. Akan tetapi, Wi Ha-jun yang memerankan tokoh bernama K banyak melakukan aksi laganya sendiri. Hal itu membuat Lee Dong-wook merasa salut.

Buat kalian yang udah gak sabar, Bad and Crazy akan tayang pada 17 Desember 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini