Seputar Lee Soo Man yang Beri Pacar Reporter Apartemen Mewah, Diduga Bibi dari Giselle aespa

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Belakangan ini publik dihebohkan dengan kabar kabar bahwa pendiri SM Entertainment yakni Lee Soo Man disebut memberikan hadiah apartemen mewah kepada seorang jurnalis wanita (A). Belakangan A diketahui merupakan kekasih Lee Soo Man.

Pada Rabu 21 Juli 2021, Lee Soo Man dilaporkan memberikan unit apartemen mewah yang terletak di Cheongdam-dong, Gangnam-gu, Seoul kepada A pada bulan Maret lalu. Lee Soo Man diketahui membeli apartemen tersebut pada 2015 lalu.

A dikabarkan adalah seorang wanita asing namun berwarganegaraan Korea Selatan. A saat ini menjadi responden khusus Seoul yang bekerja untuk kantor berita Amerika A News.

A dikenal sebagai reporter yang memberitakan kabar wajib militer D.O. EXO pertama kali pada 2019 lalu. Ia juga mewawancarai Red Velvet serta melaporkan penampilan mereka di Korea Utara pada 2018 lalu.

Hadiah apartemen mewah tersebut tidak bisa dikatakan sebagai bentuk suap karena A bekerja untuk perusahaan luar negeri. Hukum di Korea Selatan mengenai suap jurnalis di dalam negeri berlaku dengan pemberian 1 juta won.

Belakangan, diketahui bahwa A adalah kekasih dari Lee So Man. Meski begitu, SM Entertainment sendiri memastikan hal tersebut tidak berhubungan dengan perusahaan.

Sosok A sendiri disebut 17 tahun lebih muda dari Lee Soo Man yang berusia 69 tahun (70 tahun usia Korea Selatan). Sehingga, A kini berusia 52 tahun atau 53 tahun menurut usia Korea Selatan.

Lee Soo Man sendiri diketahui telah hidup sebagai duda sejak 2014 lalu ketika sang istri, Kim Eun Jin meninggal dunia. Sumber melaporkan bahwa Lee Soo Man dan A telah menjalin hubungan spesial beberapa tahun terakhir.

“Saya tahu bahwa produser eksekutif ini telah berkencan dengan A untuk waktu yang lama setelah dia kehilangan istrinya,” ungkap salah seorang sumber kepada Chosun kemarin, Rabu 21 Juli 2021.

Pada Kamis 22 Juli dilaporkan oleh Seoul Economy News bahwa kabarnya Lee Soo Man telah tinggal bersama dengan sang kekasih. Meski begitu, Lee Soo Man diketahui belum mendaftarkan atau melangsungkan pesta pernikahan.

Lee Soo Man dan sang kekasih memutuskan tinggal bersama sendiri telah menjadi rahasia umum. “Lee Soo Man dan jurnalis A hidup bersama dengan tentram di Cheongdam-dong. Lee Soo Man Maret lalu ke Amerika dan kembali ke Korea pada bulan Mei hingga sekarang masih di dalam negeri,” ungkap seorang sumber.

“Aku tidak tahu alasan Lee Soo Man memberikan apartemen Cheongdamdong ke jurnalis A. Mereka berdua memutuskan untuk tidak mendaftarkan pernikahan maupun mengadakan pesta pernikahan,” lanjutnya.

Hubungan keduanya pun menjadi perbincangan netizen. Melalui postingan komunitas online, netizen berspekulai bahwa “pacar reporter” ini adalah bibi anggota aespa Giselle.

Faktanya, identitas bibi Giselle sudah terkenal di kalangan penggemar aespa, karena dia adalah tokoh berita publik terkemuka di AS. Bibi Giselle juga sering menunjukkan dukungan publik terhadap aespa melalui postingan SNS-nya.

Netizen menanggapi rumor tersebut dengan komentar seperti:

“Tunggu, jadi Giselle benar-benar masuk melalui koneksinya? Dia seperti generasi baru Sunny (Girls’ Generation).”
“Apakah ini benar-benar alasan Giselle debut kurang dari 3 bulan setelah menjadi trainee…”

“Wow Giselle tidak perlu khawatir tentang apa pun …”

“Fakta bahwa Lee Soo Man memberi pacarnya sebuah vila bukanlah masalah tersendiri… tapi jika ini benar, maka itu lain cerita.”

“Sekarang kita tahu sesuatu yang baru tentang Giselle, dia punya koneksi yang sangat bagus.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Akselerasi Rumah Subsidi Lewat Program Bedah Rumah Nasional

Oleh: Randy Sagala )*Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitashidup masyarakat melalui percepatan program perbaikan rumah tidaklayak huni, yang kini diposisikan sebagai bagian integral dari implementasiprogram rumah subsidi nasional. Langkah ini tidak hanya berfokus padapembangunan hunian baru, tetapi juga memastikan masyarakatberpenghasilan rendah dapat tinggal di rumah yang layak, aman, dansehat melalui skema peningkatan kualitas hunian yang sudah ada.Di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, kebijakan sektor perumahanmengalami transformasi signifikan. Program bedah rumah tidak lagi berdirisendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem besar perumahansubsidi yang terintegrasi. Pendekatan ini memungkinkan pemerintahmenjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang belumtersentuh program kepemilikan rumah baru, namun sangat membutuhkanperbaikan kondisi tempat tinggalnya.Lonjakan target perbaikan ratusan ribu unit rumah pada 2026 menjadibukti konkret bahwa pemerintah mengakselerasi program ini sebagaistrategi nasional. Sinergi antara program rumah subsidi dan bedah rumahdiharapkan mampu menciptakan dampak ganda, yakni memperluas akseshunian layak sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan strukturaldi berbagai daerah.Dengan menjadikan perbaikan rumah sebagai bagian dari skema rumahsubsidi, pemerintah tidak hanya menghadirkan solusi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kesejahteraan yang berkelanjutan. Kebijakan ini mencerminkan arah pembangunan yang inklusif, di mana setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untukmenikmati standar hunian yang layak sebagai kebutuhan dasar.Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menilaiprogram ini sebagai langkah strategis pemerintah. Ia menjelaskan bahwaseluruh kabupaten dan kota akan mendapatkan alokasi program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.Pemerintah juga menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifatinklusif. Program ini dirancang agar tidak ada wilayah yang tertinggaldalam upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat.Pemerintah mulai mengoptimalkan aset negara sebagai fondasipembangunan perumahan. Lahan-lahan potensial diidentifikasi untukmendukung pembangunan hunian, termasuk hunian vertikal di kawasanperkotaan.Kebijakan pemanfaatan lahan tidak hanya difokuskan di ibu kota. Pemerintah juga memperluas pembangunan ke kota-kota lain sepertiBandung guna menjawab kebutuhan hunian di daerah urban yang terusberkembang.Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengungkapkan bahwa pemerintahtelah menyiapkan tiga skema utama. Skema tersebut dirancang untukmenjawab berbagai tantangan dalam sektor perumahan nasional.Skema renovasi rumah tidak layak huni menjadi fokus utama pemerintah. Anggaran besar dialokasikan setiap tahun untuk memperbaiki jutaanrumah agar memenuhi standar kelayakan.Pemerintah menyalurkan bantuan langsung untuk pembelian bahanbangunan. Kebijakan ini memastikan bahwa bantuan yang diberikandapat digunakan secara optimal oleh masyarakat penerima.Program renovasi rumah menunjukkan perhatian pemerintah terhadapkualitas hunian. Rumah yang sebelumnya tidak layak diharapkan dapatberubah menjadi tempat tinggal yang sehat dan aman.Skema pengembangan kawasan menjadi langkah berikutnya yang diambilpemerintah. Program ini difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasarseperti air bersih dan pengolahan limbah.Pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk setiap kawasan. Pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhanmasyarakat serta kondisi lingkungan setempat.Pemerintah juga menyesuaikan desain rumah dengan karakter wilayah. Di kawasan pesisir, misalnya, rumah dirancang berbentuk panggung agar sesuai dengan kondisi geografis.Skema hunian vertikal menjadi solusi bagi kawasan perkotaan. Pemerintah berupaya mengatasi keterbatasan lahan sekaligusmengurangi kawasan kumuh melalui pembangunan ini.Pemerintah memastikan hunian vertikal dilengkapi sistem sanitasimodern. Fasilitas seperti pengolahan air menjadi bagian penting untukmenciptakan lingkungan yang sehat.Implementasi program terlihat nyata di berbagai daerah. Pemerintahdaerah mulai merasakan dampak peningkatan alokasi program perumahan dari pemerintah pusat.Pemerintah daerah seperti di NTT menunjukkan peningkatan signifikandalam jumlah rumah yang diperbaiki. Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan adanya lonjakan besar dibanding tahun sebelumnya.Peningkatan jumlah rumah yang dibedah menjadi bukti konkretkeberpihakan pemerintah. Program ini memberikan harapan baru bagimasyarakat berpenghasilan rendah.Pemerintah juga mengintegrasikan program perumahan dengan skemapembiayaan. Akses kepemilikan rumah diperluas melalui dukungan kreditdengan bunga terjangkau.Kelompok masyarakat seperti ASN, nelayan, petani, dan pelaku UMKM menjadi sasaran program. Kebijakan ini dirancang untuk menjangkaumasyarakat yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak.Program perumahan turut berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan. Hunian yang layak dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligusproduktivitas masyarakat.Pemerintah menempatkan sektor perumahan sebagai fondasipembangunan sosial. Perbaikan hunian dianggap memiliki dampak luasterhadap kesejahteraan masyarakat.Pendekatan komprehensif menjadi kekuatan utama kebijakan ini. Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga padakeberlanjutan dan pemerataan.Program perbaikan rumah tidak layak huni menjadi simbol kehadirannegara. Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untukmemenuhi kebutuhan dasar rakyat.Keberhasilan program sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan. Pemerintah terus memperkuat koordinasi agar setiap target dapat tercapaisecara optimal.Upaya pemerintah dalam memperbaiki rumah tidak layak huni diyakiniakan memberikan dampak besar. Program ini menjadi langkah nyatadalam menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi seluruh masyarakatIndonesia.Pemerintah terus memastikan bahwa setiap tahapan program berjalansesuai dengan target yang telah ditetapkan. Evaluasi berkala dilakukanuntuk mengukur efektivitas pelaksanaan di lapangan sekaligusmengidentifikasi kendala yang muncul. Langkah ini penting agar program perbaikan rumah tidak layak huni dapat berjalan tepat sasaran danmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Keterlibatan warga diharapkan mampu mempercepatpelaksanaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasilpembangunan. Dengan dukungan semua pihak,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini