Semua Jadwal D.O EXO Dihentikan Sementara Karena Positif Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Pada 25 April 2022 malam waktu setempat, D.O EXO dikabarkan terpapar virus corona. Hal ini diumumkan langsung oleh pihak agensi, SM Entertainment, pada malam itu.

Melansir dari Allkpop, karena kondisi kesehatan D.O, semua jadwalnya dihentikan sementara waktu sampai keadaannya sudah pulih sepenuhnya. Agensi juga menambahkan informasi bahwa idola tersebut tidak menunjukkan gejala apa pun.

Kini D.O diberikan waktu untuk beristirahat dari jadwal-jadwalnya. Ia tengah menjalani karantina mandiri di kediamannya sesuai protokol kesehatan.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk sepenuhnya mematuhi pedoman karantina dan fokus pada pemulihannya. Karena kami menganggap kesehatan dan keselamatan artis kami sebagai prioritas utama kami,” kata pihak agensi.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh SM Entertainment, sang artis itu telah melakukan dua kali vaksinasi secara penuh.

Sementara itu, D.O EXO dijadwalkan banyak jadwal untuk drama baru. Dari drama ‘True Swordsmanhip’ hingga film adaptasi Taiwan ‘Secret’ yang akan segera tayang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini