Selain Maxime Bouttier, 6 Seleb Indonesia Ini JugaPernah Main di Film Hollywood Lho

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor tampan Indonesia Maxime Bouttier kini melebarkan sayap menjadi salah satupemain film Hollywood berjudul Ticket to Paradise. Film produksi Universal Pictures itu juga dibintangi artis ternama, yaitu Julia Roberts dan George Clooney.

Di film tersebut, aktor 29 tahun itu berperan sebagai orang Bali, yang akan menikah dengan Lily, diperankan oleh Kaitlyn Dever.Selain Maxime Bouttier, sederet seleb tanah air pun pernahmenunjukkan kemampuan aktingnya beradu akting dengan artis-artis Hollywood.

Siapa saja seleb Indonesia yang pernah main di film Hollywood? Yuk, mari simak berikut ini.

1. Iko Uwais

Dalam dunia akting nama Iko Uwais memang sudah takdiragukan lagi, dirinya terjun kedunia film karena mempunyailatar belakang ilmu bela diri silat. Pasca sukses membintangifilm The Raid, Iko Uwais mendapat peran di film Internasional, yaitu film Man Of Taichi yang dirilis pada 2013 silam.

Kemudian Iko juga mendapat peran di Star Wars: The Force Awakens (2015) yang memasang Harrison Ford sebagaipemeran utama. Terbaru, suami Audy Item itu berperan dalamfilm Stuber (2019), berperan sebagai pengedar narkoba bernamaOka Tedjo.

2. Joe Taslim

Sama dengan Iko Uwais, Joe Taslim juga pernah berperan dalamfilm The Raid sebagai Jaka. Berawal dari sana, kemudian iamembintangi sejumlah film Hollywood yaitu Fast and Furious 6(2013) yang beradu akting dengan aktor kelas dunia sepertiDwayne Johnson, Paul Walker, Vin Diesel, dan masih banyaklagi.

Pada 2016, aktor 41 tahun itu juga bermain dalam Star Trek: Beyond bersama Chris Pine dan terlibat dalam film Mortal Kombat (2021).

3. Yayan Ruhiyan

Seorang pesilat dan aktor asal Tasikmalaya, Yayan Ruhiyan, tampil memukau di film Star Wars: The Force Awakens (2015) sebagai Tasu Leech. Dirinya juga pernah bermain di film John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019), yang beradu aktingdengan Keanu Reeves secara langsung.

4. Cecep Arif Rahman

Sebelum menjadi seorang aktor, Cecep Arif Rahman jugaberprofesi sebagai guru silat. Bersama Iko Uwais dan YayanRuhiyan, ia main dalam film Star Wars: The Force Awakens (2015) sebagai anggota sebuah geng antargalaksi bernamaKanjiklub.

Dalam film John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019), CecepArif Rahman bersama Yayan Ruhiyan juga adu fisik denganKeanu Reeves.

5. Yoshi Sudarso

Aktor 33 tahun, Yoshi Sudarso pernah mendapatkan peranmenarik untuk film Hollywood berjudul Power Rangers: Dino Charge Series. Yoshi berperan sebagai Power Rangers birubernama Koda.

6. Christine Hakim

Kualitas akting artis senior ini memang tidak diragukan lagi. Pada 2010, Christine Hakim terlibat dalam film Eat Pray Love, sebagai sahabat sang tokoh utama, Julia Roberts.

Reporter: Dhea Salsabila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Cepat Pemerintah Jaga Stabilitas Kelistrikan di Sumatera

Oleh: Kinara Pratiwi )*Respons cepat pemerintah dalam menangani gangguan sistem kelistrikandi Sumatera menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitaspasokan energi nasional. Gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang berdampak pada sejumlahwilayah di Pulau Sumatera langsung direspons melalui koordinasi lintassektor antara pemerintah, PT PLN (Persero), dan berbagai pemangkukepentingan. Langkah cepat PT PLN menjadi bukti bahwa pemerintah menempatkankeandalan pasokan listrik sebagai prioritas strategis demi memastikanaktivitas masyarakat dan roda perekonomian tetap terjaga.Sejak gangguan terdeteksi, pemerintah bergerak sigap denganmemastikan proses pemulihan dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. PT PLN sebagai operator utama sistem kelistrikan nasional langsungmengerahkan personel teknis untuk melakukan asesmen menyeluruh, memulihkan jaringan transmisi, mengaktifkan gardu induk, sertamenyalakan kembali pembangkit secara bertahap. Upaya inimenunjukkan kesiapan sistem respons nasional dalam menghadapigangguan berskala besar.Direktur Utama, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maafkepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskanbahwa sejak awal kejadian seluruh personel PLN langsung bergerakmelakukan pemulihan sistem secara simultan di berbagai titik terdampak. Menurutnya, indikasi awal menunjukkan gangguan berasal dari sistemtransmisi di jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai yang dipengaruhi kondisicuaca, kemudian memicu efek berantai pada sistem kelistrikan Sumatera.Penjelasan Darmawan tersebut menunjukkan bahwa penanganandilakukan secara berbasis data dan analisis teknis yang akurat. Pemerintah melalui koordinasi intensif dengan PLN memastikan bahwasetiap tahapan pemulihan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapijuga mengedepankan keamanan sistem agar proses normalisasiberlangsung stabil dan tidak menimbulkan gangguan lanjutan.Hasil dari kerja cepat tersebut terlihat dari progres pemulihan yang berjalan signifikan. Dari total jutaan pelanggan yang terdampak, sebagianbesar telah kembali menikmati aliran listrik. Beban sistem yang berhasildipulihkan juga terus meningkat hingga mendekati kondisi normal. Seluruhgardu induk terdampak pun telah berhasil dioperasikan kembali. Capaianini menjadi indikator nyata bahwa sistem respons pemerintah berjalanefektif dan mampu meminimalkan dampak gangguan secara cepat.Keberhasilan menangani masalah listrik ini tidak lepas dari mobilisasisumber daya yang terencana. Ratusan personel diterjunkan ke lapangandan bekerja tanpa henti di sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini