Wali Kota Depok Minta Warganya yang Bekerja di Jakarta Tingkatkan Disiplin Prokes

Baca Juga

MATA INDONESIA, DEPOK – Wali Kota Depok meminta warganya untuk disiplin dengan protokol kesehatan agar kasus covid-19 di kota administratif itu terus merangkak naik.

Wali Kota Mohammad Idris menuding kenaikan kasus tersebut dipicu meningkatnya covid-19 di Jakarta.

Biasanya penyakit saluran pernapasan itu dibawa para pekerja dari Jakarta yang pulang ke Depok.

“Kasus ini setelah ditulusuri rata-rata yang bekerja di Jakarta, mereka pulang dan menularkan kepada keluarganya,” ujar Idris yang dikutip Jumat 1 Juli 2022.

Idris mengungkapkan, para pekerja yang terpapar tersebut pada umum berstatus orang tanpa gejala (OTG) sehingga mereka mengendurkan disiplin prokes.

Akibatnya, keluarganya yang ada di rumah tertular.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini