Sedih, Ini Pesan Terakhir Melisha Sidabutar Sebelum Meninggal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Finalis Indonesian Idol, Melisha Sidabutar meninggal dunia di usia 19 tahun. Gadis ini berpulang karena pembengkakan jantung yang dideritanya.

Kabar tersebut sontak mengejutkan masyarakat dan sejumlah artis yang turut menjadi juri di ajang pencarian bakat tersebut, tak terkecuali para sahabat Melisha.

Sebelum meninggal, Melisha ternyata sempat menyampaikan pesan terakhir kepada sahabatnya, Jessica Charis. Pesan tersebut diunggah oleh Jessica di akun Instagram pribadinya, @jessicaccharis.

Jessica memperlihatkan chat WhatsAppnya bersama Melisha sebelum ia berpulang. Dalam pesan itu, Melisha berpesan agar Jessica bisa menjaga saudara kembarnya, Melitha.

Pesan terakhir Melisha Sidabutar sebelum meninggal dunia (instagram/jessicaccharis)

“Sepertinya aku akan jauh dari telepon selama beberapa hari. Nitip Melitha ya! Kamu tahu betapa rapuhnya dia dan kamu selalu menjadi orang paling tepercaya yang pernah aku miliki. Sending my love and prayers to you dan jgn lupa doain gue,” kata Melisha dalam pesan singkatnya.

Jessica pun mengunggah pesan terakhir sahabatnya dengan menuliskan kata-kata manis dan ucapan doa untuk Melisha.

“Tuhan Yesus sayang, i love you always,” tulis Jessica dalam insta storynya.

Ia pun mengatakan akan melakukan pesan Melisha untuk menjaga saudara kembarnya.

Di akun Instagram-nya Jessica pun membagikan momen kebersamaannya dengan Melisha semasa hidup. Melisha akan selalu menjadi sahabat yang baik baginya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini