Sederet Film Horor Indonesia Sambut Malam Satu Suro

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Malam satu Suro akan jatuh pada Rabu, 19 Agustus 2020. Malam ini memang kerap dikatikan dengan hal-hal berbau mistis nan horor yang biki merinding.

Menurut kepercayaan orang Jawa, malam satu Suro erat hubungannya dengan makhluk gaib dan mitos-mitos yang konon, jika dilanggar bisa mengakibatkan kesialan dan malapetaka.

Sangking sakral dan keramatnya, banyak sutradara film Indonesia yang mengangkat momen mistis ini ke layar lebar. Nah, sambil menyambutnya, yuk simak daftar film horor untuk menemani malam satu Suro mu.

  1. Malam Satu Suro (1988)
Suzana dalam film Malam Satu Suro

Film yang dibintangi Suzana ini sukses bikin merinding masyarakat Indonesia dengan akting dan jalan cerita yang nyeremin. Film ini pertama kali tayang pada tahun 1988 dan disutradai oleh Sisworo Gautama.

Malam Satu Suro menceritakan seorang dukun Jawa yang membangkitkan arwah sundel bolong (Suzana) untuk dijadikan anak angkatnya. Sundel bolong tersebut dibacakan mantra-mantra kemudian ditancapkan paku di kepalanya.

Sundel bolong tersebut menjadi sosok manusia bernama Suketi yang dikemudian hari dinikahi oleh seorang manusia bernama, Bardo. Namun, pernikahannya dijahati oleh rekan kerja sang suami sehingga Suketi harus membalas dendam.

2. Pengabdi Setan (2017)

Pengabdi Setan

Film horor selanjutnya yang boleh kamu tonton saat malam satu Suro ialah Pengabdi Setan. Film ini juga merupakan film lawas yang tayang pada tahun 1980-an. Namun, kembali di garap oleh sutradara Joko Anwar dan rilis pada tahun 2017.

Film ini menceritakan keluarga yang tenang dan damai, namun sang ibu mengalami sakit keras. Setelah beberapa tahun, sang ibu meninggal dan sang ayah memutuskan untuk pergi ke kota.

Tinggalah anak-anak yang tinggal di rumah itu. Namun, suatu hari arwah sang ibu kembali menemui anak-anaknya namun juga bertujuan untuk menjemput mereka.

3. Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018)

Film Kafir: Bersekutu dengan setan

Selanjutnya ada film Kafir yang cocok menemanimu di malam satu Suro. Film garapan Azhar Kinoi Lubis ini tayang di layer lebar pada Agustus 2018.

Berkisah tentang sebuah keluarga berlatarkan tahun 70-80an, yang mulai diteror hal gaib. Dimulai ketika sang bapak, si kepala keluarga yang tiba-tiba merasakan sakit saat makan dan memuntahkan serpihan kaca. Tak lama, bapak pun meninggal dunia.

Setelah kematian sang bapak, keluarga ini mulai di teror hal-hal gaib dan mistis yang membuat kehidupan keluarga ini menjadi tak tenang.

4. Karma (2008)

Film Karma

Film horor satu ini bisa dibilang memiliki jalan cerita yang unik. Film yang digarap oleh Allan Lunardi ini tayang Perdana di layar lebar pada 2008.

Mengisahkan sebuah konflik ketika Sandra (Dominique Diyose) istri dari Armand (Joe Taslim) yang dihantui sejak kepindahannya ke rumah keluarga Armand. Kejadian demi kejadian terus meneror mereka di rumah itu. Sampai akhirnya kakek dari Armand, Tiong Guan ternyata memiliki masa lalu kelam terkait arwah-arwah gentayangan itu.

5. Beranak dalam Kubur (2018)

Luna Maya dalam film Beranak dalam Kubur

Seperti halnya Pengabdi Setan, film Beranak Dalam Kubur juga terinspirasi dari film lawas yang tayang pada tahun 1980-an. Di versi jadulnya, film Beranak Dalam Kubur diperankan oleh bintang horor Indonesia, Suzana. Namun di versi terbarunya, sosok Luna Maya sukses membintangi film ini.

Film ini menceritakan sepasang suami istri yang telah menantikan kehadiran sang buah hati. Namun, setelah Tuhan mengabulkan doa mereka dengan hamilnya Suzana, sang suami, Satria justru harus pergi bertugas keluar kota.

Suzana pun seorang diri dirumah sampai akhirnya ada sejumlah perampok yang membobol rumah mereka. Suzana pun terbunuh bersama bayi yang ada dikandungannya. Ia berniat untuk membalaskan dendamnya kepada para perampok itu.

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini