Sapaan Ikonik ‘Woo to the Young to the Woo’ di Drama ‘Extraordinary Attorney Woo’ Ternyata Terinspirasi oleh Lagu BIGBANG, Lho!

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Extraordinary Attorney Woo’ telah memecahkan rekor. Para bintangnya pun telah menarik perhatian penontonnya.

Tapi, tahu gak sih kalau sapaan ikonik ‘Woo to the Young to the Woo’ itu terinspirasi dari lagu BIGBANG?

Melansir dari Allkpop, Joo Hyun Young yang bermain peran sebagai Dong Geu Rami melakukan wawancara dengan sebuah outlet media. Ia berbicara tentang karakternya dan sapaan dengan Woo Young Woo (diperankan oleh Park Eun Bin).

Menurutnya, sapaan viral dari drama tersebut awalnya tak ada dalam naskah. Dia menyarankannya untuk menambahkan ke naskah.

Dia mengaku sering mendengarkan lagu-lagu BIGBANG. Jadi, dia terinspirasi oleh intro megahit BIGBANG ‘Last Farewell’.

Di mana dalam lagu tersebut terdapat lirik, “B to the I to the (G) – bang bang.”

Joo Hyun Young juga mengatakan, bukan hanya liriknya saja yang ia dapatkan inspirasinya. Gerakannya juga ia ambil mirip-mirip dari koreografinya.

Sementara itu, drama ‘Extraordinary Attorney Woo’ masih bertahann diposisi pertama di Netflix. Meski dramanya sudah tamat sejak 18 Agustus 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini