Ruben Onsu Masuk Rumah Sakit Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ruben Onsu dilarikan ke rumah sakit lagi. Tidak diketahui penyebab suami Sarwendah itu harus kembali dirawat.

Kepastian itu didapat melalui salah satu video di channel YouTube Ruben Onsu. Dia menyebut, betapa pentingnya bersyukur atas apa yang dimilikinya saat ini. Yang dia maksud adalah, keluarga dan kesehatan.

“Cukup dengan bersyukur, kita sadar apa yang kita miliki saat ini jadi doa dan harapan bagi orang lain. Apa yang kita lakukan walaupun hanya tindakan kecil namun itu berdampak besar bagi orang lain,” katanya.

“Semoga apa yang kita lakukan saat ini, dapat membuat kita lebih berarti untuk orang-orang di sekitar kita. Dan yang terpenting, membuat kita sadar tentang bagaimana arti dari sebuah kehidupan dan indahnya ketulusan,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu Ruben Onsu juga pernah masuk rumah sakit ke ruang ICU untuk menjalankan transfusi darah. Hingga kini dia tak pernah memberitahu detail penyakit yang diidapnya.

Sementara itu, Ruben pernah mengatakan bahwa istrinya, Sarwendah mengindap penyakit langka di batang otak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi 3B dalam Program MBG Bangun SDM Unggul

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak dapat dilepaskan darikualitas gizi sejak awal kehidupan. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibumenyusui, dan balita (3B) menjadi langkah penting untuk memastikan generasimasa depan tumbuh sehat dan optimal. Dalam konteks tersebut, strategi 3B dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)menjadi pendekatan yang relevan dan tepat sasaran. Fokus pada kelompok rentanini menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari fase paling awal dalam siklus kehidupan manusia. Perhatian terhadap periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi kuncidalam upaya mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak. Jika kebutuhan gizi terpenuhi sejak masa kehamilan hingga balita, fondasi bagilahirnya generasi yang produktif dan berdaya saing akan semakin kuat. Hal tersebut senada dengan penyampaian Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang mengatakan bahwa 1.000 HPK merupakan fondasi utama dalam membentukkualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul.  Ia menuturkan, fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun Adalah masa emas yang tidak bisa terulang. Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalahmemastikan setiap anak memperoleh gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini