Rowoon SF9 Tengah Hadapi Situasi Bahaya di Episode 8 dalam Drama ‘Tomorrow’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Dramanya semakin menegangkan. Episode delapan ‘Tomorrow’ akan menampilkan Rowoon SF9 sebagai Choi Joon Woong yang tengah hadapi bahaya.

Pada episode sebelumnya, Choi Joon Woong berhasil membujuk Shin Ye Na (yang diperankan oleh Han Hae In) agar tidak bunuh diri. Namun kini Choi Joon Woong (diperankan oleh Rowoon SF9) malah harus menghadapi situasi bahaya.

Melansir dari Soompi, MBC membagikan potongan gambar baru yang dirilis untuk episode mendatang. Dalam potongan gambar itu, Joon Woong terjerat dalam situasi bahaya dengan wajahnya yang dipenuhi oleh ketakutan.

Pada episode 8 ini, ia terlihat tak sadarkan diri dengan tangan dan kaki yang terikat. Sehingga meningkatkan ketegangan dan sensasi yang mencekam.

Saat itu ia sendirian di tempat terpencil tanpa Goo Ryun dan Lim Ryoong Goo. Ia pergi sendirian untuk menangkap ‘The Grim Reaper’ yang mana merupakan seorang broker. Sebelumnya seorang broker itu menyarankan cara bunuh diri yang tidak menyakitkan pada Shin Ye Na.

Nantinya Joon Woong akan selamat dan lolos dari masa-masa krisisnya yang mengerikan itu.

Sementara itu, episode 8 dari drama ‘Tomorrow’ ini akan tayang pada 23 April 2022 pukul 19.55 WIB. Dramanya bisa kalian saksikan melalui layanan streaming Netflix.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini