Rating Naik, Drama ‘Jirisan’ Malah Dapat Kritikan di Episode Akhir

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Gak cuma drama ‘Happiness’, drakor ‘Jirisan’ juga telah mengakhiri dramanya dengan peningkatan rating. Dari episode terakhirnya ini, ‘Jirisan’ dapat rating tinggi yaitu 9,2 persen.

Melansir dari News1, episode terakhir yang tayang pada 12 Desember 2021 waktu setempat telah mendapatkan 9,2 persen secara nasional. Rating ini berdasarkan penonton dari platform berbayar yang dikutip dari Nielsen Korea.

Selain ada kabar baik, kini ada kabar buruknya dari drama yang diperankan oleh Jun Ji Hyun ini. Ternyata drama ini malah menuai kritikan dari penggemar K-drama.

Drama ini dinilai gak masuk akal dari segi alur cerita. Netizen menganggap drama konyol dan memaksakan untuk happy ending.

Dalam akhir cerita, Seo Yi Gang dan Kang Hyeon Jo mengungkap pelaku pembunuhan berantai di Gunung Jiri. Hingga akhirnya keduanya harus mengorbankan nyawa mereka untuk memecahkan semua tragedi.

Namun yang buat netizen kecewa ialah kedua ‘Ranger’ itu kembali sehat dan kembali menjadi penjaga hutan Gunung Jiri.

Sementara itu, Jun Ji Hyun mengungkapkan bahwa proses syuting untuk drama ini begitu sulit namun menyenangkan. Ia mengaku memiliki banyak kenangan indah selama syuting.

Kalian udah tonton dramanya? Kalau menurut kalian gimana gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Reformasi Menyala di Era Prabowo: Dari Disiplin Aparat ke Birokrasi Profesional

*) Oleh : Gavin AsaditReformasi sering terdengar seperti slogan, tetapi di era Presiden Prabowo Subianto, ia mulai diletakkan sebagai agenda kerja yang bisa diukur—terutama pada sektoryang paling menentukan kualitas negara: Polri, TNI, birokrasi, dan penegakan hukum. Komitmen untuk menjaga dan mempercepat reformasi bukan hanya soal merapikanprosedur, melainkan menata ulang watak tata kelola: dari budaya nyaman menjadibudaya akuntabel, dari kekuasaan yang sulit disentuh menjadi kekuasaan yang tunduk pada aturan.Komitmen tersebut selalu ditekankan Presiden Prabowo dalam berbagai agenda pemerintahan, termasuk saat mendorong reformasi menyeluruh di sejumlah lembaga strategis negara. Pemerintah memandang reformasi bukan sekadar...
- Advertisement -

Baca berita yang ini