Pesona Warga Gongjin di Hometown Cha Cha Cha, Netizen Jadi Nostalgia Vincenzo

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama Korea Hometown Cha Cha Cha terus meraih rating fantastis. Drakor yang dibintangi Kim Seon Ho dan Shin Min Ah itu selalu dinanti para penonton setiap minggunya.

Tak cuma soal kisah asmara dokter gigi Yoon Hye Jin dan Kepala Hong Du Sik saja yang bikin penonton tertarik, tapi juga pesona para warga Gongjin.

Kekompakan mereka dalam drama tersebut sukses bikin netizen selalu rindu. Hal itu terungkap dalam sebuah komentar warganet di postingan akun Netflix Indonesia.

Bahkan, tak sedikit dari mereka jadi nostalgia dan teringat keseruan warga Geumga di drama fenomenal, Vincenzo.

“Paguyuban Gongjin.”

“Bikin susah move on, Geumga, Gongjin.”

“Iya ih vibes-nya mirip Geumga family.”

Dari drama ini, warga Gongjin terkenal sebagai masyarakat yang rukun dan suka berkumpul. Mereka juga kerap kali bergosip dan mengamati orang lain.

Hal ini dirasa sama dengan pesona warga Geumga di drama Vincenzo. Merekapun terkenal rukun dan sering berkumpul bersama.

Buat kamu yang penasaran dengan pesona masyarakat Gongjin, jangan lupa saksikan Hometown Cha Cha Cha setiap Sabtu dan Minggu di Netflix!

Kalau kamu tim warga mana nih?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini