Pesan Istri Almarhum Bani ‘Seventeen’, Single Mother yang Jadi Dokter Penanganan Covid-19

Baca Juga

MATA INDOENSIA, JAKARTA – Istri almarhum Bani ‘Seventeen’, Cindri Wahyuni rupanya menjadi tenaga medis yang membantu penanganan virus corona atau Covid-19. Cindri berprofesi sebagai dokter umum.

Diketahui, Bani meninggal dalam bencana tsunami Banten pada 2018 saat manggung bersama Seventeen. Setelah ditinggal pergi selama-lamanya oleh sang suami, Cindri menjadi orang tua tunggal yang membesarkan dua orang anak perempuan.

Dalam Instagramnya, Cindri memposting foto dirinya saat memakai alat pelindung diri (APD) lengkap. Ia pun menuliskan pesan haru untuk orang-orang yang ‘masa bodo’ dengan anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah.

“Aku single mom dari 2 putri yg sehat, cantik dan lincah, sebagai dokter di garda terdepan, tiap hari menerima ODP dan PDP dari wabah covid 19, sedih rasanya jika aku nanti sakit tertular virus yg jahat ini, karna banyaknya orang yg tidak bertanggung jawab masih berkeliaran di luar sana tanpa kepentingan, anak2 ku gimana? Siapa yg akan mengurus mereka jika aku tertular? Dimana hari nurani kalian?” tulis Cindri dilihat dalam Instagramnya, Jumat 27 Maret 2020.

Cindri saat ini bertugas di salah satu rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebagai dokter yang menangani Covid-19, ia miris saat semua aktivitas di Jakarta diliburkan, justru banyak yang berbondong-bondong liburan.

“Jakarta diliburkan bukannya pada diem di rumah, ini malah berbondong2 pada mudik ke kampung halaman, jalan2 ke Mol, krn mol disini pada sepi, dgn bangganya berfoto asik di tempat2 wisata lainnya, tolonglah kalian itu manusia yg seharusnya punya hati nurani,” ungkapnya.

“Iya kamu masih muda sehat kebal dengan virus itu, tp kamu berpotensi menularkan kepada orang tua mu, nenek kakek mu, orang2 yg imun nya jelek, please DI RUMAH SAJA,” imbau Cindri.

Postingan Cindri pun banyak mendapat dukungan dan doa. Cindri yang sedang bertugas di rumah sakit, juga perlihatkan foto dua anaknya yang masih kecil dan tersenyum berada di rumah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini