Pernikahan Venna Melinda-Ferry Irawan Digelar Besok di Bali

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ferry Irawan dan Venna Melinda akan mengucapkan janji sehidup dan semati besok, 7 Maret 2022 di Bali dalam acara yang sederhana.

“Memang kita dari awal tuh sangat sederhana sekali, kita yang yang penting itu akad nikahnya sakral, hikmat, dua keluarga saling mengenal,” ujar Ferry Irawan usai menggelar pengajian di Jakarta Selatan.

Ferry juga mengklarifikasi beberapa kabar tak menyenangkan soal adanya utang dengan Wedding Organizer (WO) milik Elma Theana. Awalnya, Ferry dan Venna menggandeng WO tersebut untuk mengurus semua acara hingga pernikahan.

Tapi, karena satu hal, kerja sama mereka putus di tengah jalan. WO tersebut hanya mengurus sampai acara lamaran saja. Elma sempat mengatakan mengalami kerugian hingga 800 juta karena pembatalan tersebut.

Ferry membantah memiliki utama dengan Elma Theana terkait pembatalan tersebut.

“Tapi di sini saya hanya meluruskan apa yang beredar selama minggu ini, beberapa minggu ini ya. Mungkin untuk kita berdua itu sangat tidak enak juga bagi dua belah pihak luar sangat tidak enak apalagi yang saya bilang ada utang yang Rp 100 juta itu semua nggak ada, nggak ada Saya jamin itu nggak ada,” katanya.

“Tapi kita tetap berterima kasih dan apresiasi Madinah dalam hal ini Elma, dia semua yang telah dikerjakan selama ini buat kita berdua cocok,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini