Perhatian! Ini Peraturan untuk Penonton Konser ‘Dream Theater’ di Solo

Baca Juga

MATA INDONESIA, SOLO – ‘Dream Theater’ akan menggelar konsernya hari ini di Stadion Manahan, Solo. Yuk, perhatikan peraturan yang ditetapkan agar bisa menonton dengan nyaman.

‘Dream Theater’ dijadwalkan manggung pukul 20.00 WIB. Promotor menerapkan beberapa peraturan yang harus diikuti penonton konser demi kenyamaman bersama.

Sebelum nonton, yuk baca dengan teliti apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan di area venue sebagai berikut:

Yang diperbolehkan

  • Datang tepat waktu dengan aura positif menuju venue
  • Membawa e-ticket yang valid
  • Membawa kartu identitas asli
  • Membawa suarat kuasa bermaterai (jika diwakilkan)
  • Meinginstal apalikasi PeduliLindungi di handphoe
  • Membawa masker dan handsanitizer
  • Disarankan membawa uang non-tunai
  • Minimal sudah mendapatkan vaksin dosis 2 atau booster lebih baik. Jika mempunyai riwayat kondisi khusus yang menyebabkan tidak bisa vaksin, harap menunjukkan surat keterangan resmi dokter

Yang tidak diperbolehkan

  • Membawa segala bentuk kamera apa pun ke dalam venue (DSLR, Mirrorless, GoPro/Action Cam, Drone, kamera foto dan video profesional lainnya) kecualo handphone
  • Membawa makanan dan minuman dari luar
  • Minuman keras/alkohol, obat-obatan terlarang
  • Senjata api dan senjata tajam
  • Ransel dan tas besar yang mengganggu kenyamanan diri sendiri
  • Bendera/spanduk besar, selfie sticck, laser, pointer, hewan peliharaan, dan barang-barang yang dapat mengganggu kenyamanan penonton lainnya
  • Tindakan-tindakan yang akan merugikan penonton lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Satelit Indonesia dan Jalan Panjang Menjaga Kedaulatan Informasi Nasional

Oleh: Abdul Nuhaiman*Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kedaulataninformasi nasional melalui percepatan pembangunan infrastruktur satelit sebagaifondasi transformasi digital Indonesia. Langkah strategis tersebut tidak hanyamemastikan konektivitas menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tetapi juga memperkuat ketahanan nasional di bidangkomunikasi, ekonomi digital, pendidikan, kesehatan, hingga pertahanan dan keamanan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, penguatan kapasitassatelit nasional menjadi bukti bahwa pemerintah mempersiapkan Indonesia agar mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju sebagai bangsa yang mandiri, berdaulat, dan berdaya saing dalam mengelola ruang digital maupun ruang antariksa. Peluncuran satelit multifungsi SATRIA-1 menjadi salah satu langkah penting dalammemperluas akses internet, khususnya di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal. Satelit tersebut dirancang untuk melayani ribuan titik layanan publik seperti sekolah, puskesmas, kantor pemerintahan, hingga fasilitas pertahanan dan keamanan. Kehadiran satelit nasional bukan hanya mempersempit kesenjangan digital antarwilayah, tetapi juga memberikan kesempatan yang lebih merata bagi masyarakatdalam memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi digital. Dengansemakin luasnya akses internet, peluang pengembangan usaha mikro, pembelajarandaring, dan pelayanan publik berbasis digital juga semakin meningkat.Di sisi lain, penguasaan satelit tidak cukup hanya dengan memiliki perangkat yang mengorbit di angkasa. Indonesia juga perlu membangun ekosistem industri antariksayang kuat, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, riset teknologi, manufaktur komponen, hingga kemampuan mengoperasikan dan memelihara satelitsecara mandiri. Selama ini sebagian besar teknologi satelit masih melibatkan kerjasama dengan perusahaan luar negeri. Kerja sama tersebut memang penting sebagaibagian dari transfer teknologi, namun dalam jangka panjang Indonesia perlumeningkatkan kemampuan nasional agar tidak terus bergantung pada negara lain. Perguruan tinggi, lembaga penelitian, industri teknologi, dan pemerintah perlumemperkuat kolaborasi agar inovasi di bidang antariksa dapat berkembang secaraberkelanjutan.Selain aspek teknologi, tantangan lain yang tidak kalah penting adalah perlindunganterhadap data nasional. Perkembangan kecerdasan buatan, komputasi awan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini