Perempuan Malaysia yang Buka Jilbab dan Baju di Panggung Didakwa, tapi Bebas Berkat Jaminan

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUALA LUMPUR – Komika wanita asal Malaysia yang membuka jilbab dan baju saat tampil di atas panggung stand up comedy didakwa. Tapi, dia bebas setelah membayar jaminan.

Dalam video yang beredar, wanita itu memperkenalkan diri sebagau Siti Amira binti Abdullah dan berasal dari Kuala Kangsar, Perak. Awalnya, dia tampil dengan jilbab dan baju muslim.

“Saya seorang muslim Malaysia, dan saya hafal 15 ayat Al-Qur’an. Tapi tunggu sebentar,” katanya, sambil meletakkan microphone kemudian membuka jilbab dan bajunya.

Kini, wanita itu tampil memakai tanktop dan celana pendek ketat di atas lutut. Aksinya itu disambut tepuk tangan penonton yang hadir di House Comedy Club, Kuala Lumpur.

Siti dan kekasihnya, Alexander Navin Vijayachandran menghadapi proses hukum setelah diduga melecehkan Islam. Alexander adalah sosok yang mengunggah video tersebut ke media sosial.

Siti Amira dan Alexander didakwa di pengadilan. Siti mengaku tak bersalah atas tuduhan tersebut. Sementara Alexander pun senada dengan sang kekasih. Keduanya dibebaskan dengan jaminan masing-masing 20 ribu Ringgit atau sekitar 67,7 juta Rupiah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini