Perdana! Shin Min Ah Perankan Seorang Ibu Beranak Satu dalam Drama ‘Our Blues’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Belum lama ini tvN membagikan still cuts dari Shin Min Ah untuk drama ‘Our Blues’. Dalam drama ini, Shin Min Ah akan berperan sebagai seorang ibu yang memiliki satu anak dengan nama Min Seon Ah.

Melansir dari News1, ini merupakan pertama kalinya bagi Shin Min Ah untuk memerankan sebagai orang tua. Ini jadi tantangan baru bagi Shin Min Ah sebagai seorang aktris.

“Shin Min Ah menantang akting yang belum pernah ia lihat sebelumnya melalui ‘Our Blues’,” kata tim produksi.

Nantinya Min Seon Ah ini diceritakan sebagai seorang ibu yang terpisah dengan anaknya dan kembali ke Jeju dengan luka. Dalam drama ini, Shin Min Ah akan menunjukkan pesona yang sama sekali berbeda dari proyek sebelumnya, yakni ‘Hometown Cha Cha Cha’.

Rencananya, drama ini akan mulai tayang pada 9 April 2022 pukul 21.10 waktu Korea Selatan. Drama ini akan nantinya akan menggantikan slot tayang drama ‘Twenty Five, Twenty One’.

Sementara itu, kabarnya Jimin BTS akan mengisi soundtrack untuk drama ‘Our Blues’. Ini juga akan menjadi pertama kalinya bagi Jimin untuk ikut berpartisipasi dalam sebuah drama dengan lagu solonya nanti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi 3B dalam Program MBG Bangun SDM Unggul

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak dapat dilepaskan darikualitas gizi sejak awal kehidupan. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibumenyusui, dan balita (3B) menjadi langkah penting untuk memastikan generasimasa depan tumbuh sehat dan optimal. Dalam konteks tersebut, strategi 3B dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)menjadi pendekatan yang relevan dan tepat sasaran. Fokus pada kelompok rentanini menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari fase paling awal dalam siklus kehidupan manusia. Perhatian terhadap periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi kuncidalam upaya mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak. Jika kebutuhan gizi terpenuhi sejak masa kehamilan hingga balita, fondasi bagilahirnya generasi yang produktif dan berdaya saing akan semakin kuat. Hal tersebut senada dengan penyampaian Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang mengatakan bahwa 1.000 HPK merupakan fondasi utama dalam membentukkualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul.  Ia menuturkan, fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun Adalah masa emas yang tidak bisa terulang. Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalahmemastikan setiap anak memperoleh gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini