Pemain ‘Squid Game’ Ini ‘Ngamuk’ Di Instagram, Sung Tae: Berhenti Menggangguku

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Pemain ‘Squid Game’ ini, Heo Sung Tae, baru aja mengunggah screenshotan salah satu DM yang diterimanya baru-baru ini. Ia menanggapi pesan itu lantaran risih dengan isi pesannya.

Dalam unggahan foto tersebut memperlihatkan pesan seperti, “Hai, mau ngajak aku ke toilet?” Lalu Sungtae membalasnya dengan, “Belajar saja yang giat!!!”

Tentu hal tersebut membuatnya terganggu. Sampai-sampai menuliskan caption dari fotonya dengan bertuliskan, “Berhenti menggangguku wkwkwkwkwk.”

Sementara itu, Sung Tae merupakan aktor yang memainkan peran dalam serial original Netflix ‘Squid Game’. Ia berperan sebagai karakter Jang Deok Su.

Dalam dramanya, Deok Su merupakan preman yang jadi buron oleh preman lainnya yang mengikuti permainan cumi-cumi. Ia mengikuti permainan ini demi mendapatkan hadiah uang tunai sebesar miliaran won untuk membayar utang-utangnya.

Deok Su memainkan perasaan salah satu peserta perempuan dari permainan itu demi mendapatkan tujuannya dengan berhubungan intim di dalam toilet. Hal inilah yang memicu warganet yang iseng mengiriminya pesan terkait adegan di toilet tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini