Peduli Ukraina, Ryan Reynolds dan Blake Lively Galang Donasi untuk Pengungsi

Baca Juga

MATA INDONESIA, CALIFORNIA – Apa yang terjadi di Ukraina mengetuk hati pasangan Hollywood, Ryan Reynolds dan Blake Lively. Keduanya berjanji akan menggandakan setiap donasi yang masuk ke dalam organisasi nirlaba pilihannya.

Di akun Twitter-nya, aktor kawakan berusia 45 tahun itu berjanji akan menggandakan setiap donasi agar mencapai 1 juta USD atau sekitar 14,4 miliar Rupiah.

Dana fantastis ini akan digunakan untuk membantu para pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari negara mereka yang tengah bergejolak setelah deklarasi perang yang diumumkan Presiden Vladimir Putin pada Kamis (24/2) pagi waktu Moskow.

Sementara Blake Lively, bintang Gossip Girl itu juga mengumumkan hal serupa di akun Instagram-nya. Ia menjelaskan bagaimana ia dan sang suami menggandakan setiap USD yang disumbankgkan untuk tujuan mulia tersebut.

“Dalam 48 jam, banyak orang Ukraina terpaksa meninggalkan rumah mereka ke negara-negara tetangga,” tulis Ryan Reynolds sambil mengutip-tweet yang posting oleh organisasi nirlaba.

“Mereka membutuhkan perlindungan. Ketika Anda menyumbang, kami akan mencocokkannya hingga 1 juta USD, menciptakan dukungan dua kali lipat,” sambungnya, melansir Mirror.

Dalam waktu kurang dari 12 jam, kicauan Ryan mengumpulkan lebih dari 50 ribu like dan ribuan balasan dari penggemar yang menyumbang untuk para pengungsi Ukraina – berbagi tangkapan layar dari uang yang mereka donasikan.

Blake menggunakan foto seorang ibu dengan seorang anak yang mengenakan jaket warna Ukraina, biru dan kuning untuk membagikan pengumuman di Instagram-nya.

“@vancityreynolds dan saya menggandakan setiap dolar yang disumbangkan ke @usaforunhcr hingga 1 juta USD. tautan di bio untuk disumbangkan,” kata Blake Lively, ibu tiga anak itu kepada 31,5 juta pengikutnya.

Awal Februari, pasangan yang menikah pada 2012 itu turut menyumbangkan 1 juta USD untuk Feeding America dan Food Banks Canada, menyusul pandemic Covid-19 yang berdampak pada seluruh keluarga di dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Akselerasi Hilirisasi sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Oleh: Arga Pratama )* Pemerintah menempatkan hilirisasi sebagai strategi utama dalam mempercepattransformasi ekonomi nasional. Kebijakan ini tidak sekadar mengubah pola eksporbahan mentah menjadi produk bernilai tambah, tetapi dirancang sebagai fondasipenguatan struktur industri dan peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat memaparkan 18 proyek hilirisasi kepada pelaku usaha Amerika Serikat dalam forum di US Chamber of Commerce, Washington DC. Presiden menilai percepatan pembangunan industripengolahan menjadi langkah krusial agar Indonesia tidak lagi bergantung pada eksporkomoditas mentah. Menurut Presiden, proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari strategi besar untukmendorong nilai tambah sumber daya alam, memperluas lapangan kerja, danmemperkuat fondasi industri nasional. Pemerintah juga menyiapkan proyek pengolahansampah menjadi energi senilai 3 miliar dolar AS sebagai bagian dari integrasi hilirisasidengan agenda ketahanan energi dan pengelolaan lingkungan. Dalam mendukung pembiayaan dan percepatan proyek, pemerintah mengandalkanperan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia sebagai motor investasi. Presiden berpandangan bahwa penguatan industri pengolahan akan menjadi kunciagar Indonesia mampu naik kelas dalam rantai pasok global, sekaligus menarikperusahaan internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi strategisdi kawasan. Akselerasi hilirisasi juga diperkuat oleh pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk pelabuhan, bandara, dan jalan tol. Langkah ini diarahkan untuk memastikanefisiensi logistik sehingga industri pengolahan dapat tumbuh dengan biaya yang kompetitif dan distribusi yang lancar. Di sektor energi dan mineral, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwapemerintah terus mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan listrik secaraterintegrasi. Rantai produksi mencakup pertambangan nikel, smelter, fasilitas HPAL, produksi prekursor dan katoda, hingga manufaktur sel baterai. Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai 7 hingga 8 miliar dolar AS. Fasilitas tahap awal berkapasitas 10 gigawatt telah beroperasi sejak 2023 dan akandiperluas dengan tambahan 20 gigawatt. Pemerintah memandang pengembangan inisebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasokglobal industri baterai dan kendaraan listrik. Bahlil menekankan bahwa hilirisasi harus memberikan nilai tambah maksimal bagiperekonomian nasional. Ia menilai ekosistem baterai tidak hanya meningkatkan nilaitambah mineral, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuatketahanan energi. Pasokan bahan baku nikel akan didukung oleh PT Aneka Tambang Tbk, dengan target kepemilikan mayoritas tetap berada di tangan negara sesuaiamanat konstitusi. Peran BUMN dalam akselerasi hilirisasi juga terlihat melalui MIND ID sebagai holding industri pertambangan. Sepanjang 2025, realisasi investasi sektor hilirisasi tercatatmencapai Rp584,1 triliun atau sekitar 30,2 persen dari total investasi nasionalRp1.931,2 triliun. Capaian ini menunjukkan hilirisasi telah menjadi motor utamapertumbuhan investasi. MIND ID memperkuat pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral seperti bauksit, tembaga, dan nikel. Di saat yang sama, fungsi hubungan masyarakatdan kelembagaan diperkuat untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikandukungan berkelanjutan terhadap proyek strategis. Head...
- Advertisement -

Baca berita yang ini