Patrick Stewart Konfirmasi Keterlibatannya Jadi Professor X di ‘Doctor Strange 2’

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Setelah kemunculan suara misteriusnya diduga-duga oleh penggemar itu adalah Professor X. Akhirnya Patrick Stewart mengonfirmasi kemunculannya nanti di film ‘Doctor Strange 2’.

Melansir dari Just Jared, aktor berusia 81 tahun itu akan menjadi cameo di film ‘Doctor Strange: In the Multiverse of Madness’. Hal ini terungkap berdasarkan sebuah wawancara baru dengan JakesTakes yang diterbitkan pada Senin 28 Februari 2022 waktu setempat.

Patrick memberikan respon terhadap rumor yang beredar bahwa ia akan muncul dalam film tersebut. Akhirnya ia pun menegaskan hal tersebut.

Walaupun sebelumnya, Patrick menyangkal bahwa suaranya dalam video trailer itu adalah dia.

“Sebenarnya (aku) tak mengenali suaraku sendiri, kedengarannya berbeda. Apakah aku sedang flu atau apa pada saat itu, aku tak tahu,” ujarnya.

Ia mengaku senang bahwa penggemar bisa menebak dirinya hanya dari suara dan melihat bagian belakang bahunya serta daun telinganya saja.

“Tapi aku heran, yang mereka lihat hanyalah bagian belakang bahuku dan aku pikir (ada) daun telingaku, tak ada yang lain. Akan ada begitu banyak koneksi yang dibuat. Tapi itu buatku senang,” tambahnya.

Sementara itu, ada rumor yang beredar juga bahwa antihero Marvel, Deadpool, akan hadir di ‘Doctor Strange 2’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini