Olivia Rodrigo Sabet Piala Grammy 2022 Kategori Best Pop Solo Performance

Baca Juga

MATA INDONESIA, LAS VEGAS – Penyanyi Olivia Rodrigo membawa bulan Piala Grammy di ajang Grammy Awards 2022 untuk kategori Best Pop Solo Performance.

Kemenangan Olivia disiarkan pihak Recording Academy via virtual dalalm sesi Premier Ceremony, Senin 4 April 2022 dini hari WIB.

Olivia mengalahkan sederet nominator lainnya, seperti Justin Bieber (Anyone), Brandi Carlile (Right on Time), Billie Eilish (Happier Than Ever), hingga Ariana Grande (Positions).

Nama Olivia diunggulkan meraih Piala Grammy setelah lagu ‘Drivers License’ meraih sejumlah kesuksesan, salah satunya lagu paling sering diputar di Spotify sepanjang 2021 (1,1 miliar kali).

Album SOUR milik Olivia juga mendapatkan prestasi sebagai album yang paling sering diputar di Spotify secara global. SOUR mengalahkan album Dua Lipa, Future Nostalgia dan album Justin Bieber, Justice.

Acara penghargaan Grammy Awards diselenggarakan di MGM Arena, Las Vegas, Senin 4 April 2020 pukul 07.00 WIB. Grammy akan dimeriahkan dengan penampilan Olivia Rodrigo, Lil Nas X dengan Jack Harlow, Billie Eilish, hingga Brandi Carlile.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini