Ngakak! Begini Cara Kocak Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar Beri Ucapan Selamat ke Maudy Ayunda

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Perihal pernikahan selebritis Maudy Ayunda masih jadi buah bibir warganet. Segala sorotan dari momen kebahagiaan dara kelahiran 1997 itu terus jadi perbincangan.

Termasuk jadi bahan komentar pasangan selebritis Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar. keduanya memberi komentar kocak saat memberi ucapan selamat atas pernikahan Maudy lewat cuitan di Twitter-nya.

“Turut berbahagua atas pernikahan Maudy Ayunda dan Choi Jesse, Dari kami, Boo Shi Ren & Park Wish Nu,” tulisnya.

Alhasil, ucapan itu sukses bikin ngakak warganet. Pasalnya, Wisnu dan Shireen mengubah nama deoan mereka seolah persis dengan masyarakat asli Korea.

Bahkan, nama Park Wish Nu kini jadi trending topic nomor satu di Twitter.

“Bagus ya nama Koreanya.”

“Jokes bapak-bapack gak pernah gagal.”

“Wwkwk bisa aja nih Park Wish Nu.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini