Netizen Sebut Indah Permatasari Tak Beraura Usai Nikah, Ini Kata Arie Kriting

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pasangan selebritis Indah Permatasari dan Arie Kriting kembali jadi sorotan. Usai pernikahannya yang menuai kontroversi, kini rumah tangganya mulai diusik netizen.

Hal itu bermula dari unggahan sang suami Arie di akun TikToknya, @arie_kriting. Saat itu, Arie memamerkan kegiatan Indah saat memasak di kediaman mereka.

@arie_kriting

Sehari-hari @inpersa16 kelakuannya begini ini.

♬ original sound – Arie Kriting – Arie Kriting

“Sehari-hari kelakukannya begini,” tulis Arie sembari merekam Indah.

Dalam rekaman itu, terlihat Indah senyum ke arah kamera. Ia pun terus memasak meski Arie terus menggodanya.

Namun, di tengah-tengah momen kebahagiaan mereka, ada saja netizen usil yang mengusik rumah tangga mereka. Netizen itu mengatakan Indah tak lagi beraura sejak menikah dengan Arie.

“Sejak nikah auranya beda ya, gak fresh lagi, seperti gadis biasa sekarang,” kata netizen itu.

Rupanya, komentar itu langsung direspon oleh Arie Ia pun angkat bicara soal perkataan netizen yang menghina istrinya.

@arie_kriting

Reply to @oktavia242526 Thanks, but No Thanks. ☺️??

♬ original sound – Arie Kriting – Arie Kriting

“Kami memang cuma manusia biasa yang mencoba menjalani takdir, kami tidak perlu menjadi luar biasa di mata orang lain,” kata Arie.

Komika itu juga menegaskan bahwa bisa berdua dengan Indah merupakan kebahagiaan yang cukup untuknya.

“Selama bisa tetap berdua itu sudah luar biasa untuk kami,” tulisnya.

Meski ada yang julid, tak sedikit pula netizen yang mendoakan hubungan mereka.

“Ya Allah istighfar yang komen ih gak bisa kayaknya liat orang bahagia,” kata akun sstberisikah.

“Semangat Arie, dia sudah terima kamu, bahagiakan dia,” kata akun shry970170.

“Semangat kak, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah,” tulis akun Adnan Abas.

Pernikahan Indah Permatasari dan Arie Kriting memang jadi sorotan publik. Pasalnya, mereka diduga melangsungkan pernikahan tanpa restu ibunda dari Indah.

Hal ini membuat warganet berdebat. Ada yang mendoakan keutuhan rumah tangga mereka, namun ada pula yang terus menghujat pasangan selebritis ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini