Nah Lho! Jefri Nichol Adu Jotos dengan Haters di Ring Tinju

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor tanah air Jefri Nichol bikin heboh warganet. Di tengah promosi film terbarunya, Jakarta vs Everybody. Pasalnya, aktor berusia 23 tahun itu baru saja adu jotos dengan salah satu haters-nya.

Aksi itu diunggah di akun Twitter Nichol, @jefrinichol. Ia membagikan momen dirinya adu jotos dengan haters bernama Keanu Pahlevi.

“Sama-sama pertama kali tanding, good fight bro,” tulis Nichol.

Dari video yang diunggah, nampak Nichol melakukan tanding tinju dengan Keanu. Rupanya, aksi itu dilakukan di Bandung, dan Nichol rela pergi ke sana.

Terlihat Nichol menghajar Keanu habis-habisan. Keanu pun nampak kewalahan dengan serangan Nichol.

Meski adu fisik, keduanya pun berakhir damai dan tak saling membenci. Nichol pun menghargai keberanian Keanu untuk tanding dengannya meksi berstatus sebagai haters.

Aksi Nichol ini sontak bikin heboh warganet. Mereka tak menyangka soso Jefri Nichol bisa adu jotos dengan hatersnya sendiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa

Oleh : Antonius UtomoDi era peradaban modern saat ini, ketersediaan energi listrik telah melampaui fungsinya sebagaisekadar sumber penerangan semata. Khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal(3T), listrik merupakan infrastruktur dasar sekaligus prasyarat utama bagi terwujudnya keadilansosial, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan akselerasitransformasi digital. Oleh karena itu, perluasan akses kelistrikan hingga ke pelosok desa bukansekadar program pembangunan biasa, melainkan agenda strategis nasional yang mendesakdiselesaikan demi memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam aruskemajuan zaman.Capaian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) patutdiapresiasi secara memadai. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi di Indonesia berhasilmenyentuh angka 99,83 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Meski secara statistik makropencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan, sisa persentase sebesar0,17 persen sama sekali tidak boleh diabaikan. Angka tersebut pada hakikatnyamerepresentasikan masyarakat di wilayah geografis yang penuh tantangan, mulai pegununganterpencil hingga pulau terluar, yang masih menantikan kelistrikan. Hal ini menuntut kehadirannegara secara utuh untuk memastikan pemerataan pembangunan, menembus batas isolasi yang menghambat perbaikan tingkat kesejahteraan mereka.Langkah proaktif untuk menjangkau wilayah-wilayah tersulit tersebut terefleksikan dengansangat jelas dalam penyelenggaraan Alignment Forum Program Listrik Desa pada bulan Juli...
- Advertisement -

Baca berita yang ini