Nah Lho! Jefri Nichol Adu Jotos dengan Haters di Ring Tinju

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor tanah air Jefri Nichol bikin heboh warganet. Di tengah promosi film terbarunya, Jakarta vs Everybody. Pasalnya, aktor berusia 23 tahun itu baru saja adu jotos dengan salah satu haters-nya.

Aksi itu diunggah di akun Twitter Nichol, @jefrinichol. Ia membagikan momen dirinya adu jotos dengan haters bernama Keanu Pahlevi.

“Sama-sama pertama kali tanding, good fight bro,” tulis Nichol.

Dari video yang diunggah, nampak Nichol melakukan tanding tinju dengan Keanu. Rupanya, aksi itu dilakukan di Bandung, dan Nichol rela pergi ke sana.

Terlihat Nichol menghajar Keanu habis-habisan. Keanu pun nampak kewalahan dengan serangan Nichol.

Meski adu fisik, keduanya pun berakhir damai dan tak saling membenci. Nichol pun menghargai keberanian Keanu untuk tanding dengannya meksi berstatus sebagai haters.

Aksi Nichol ini sontak bikin heboh warganet. Mereka tak menyangka soso Jefri Nichol bisa adu jotos dengan hatersnya sendiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini