Nadya Mustika Lulus Kuliah, Netizen Pertanyakan Keberadaan Rizki DA

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pernikahan pedangdut Rizki DA dan sang istri Nadya Mustika Rahayu masih terus jadi sorotan publik. Rumah tangga keduanya yang baru seumur jagung bahkan dikabarkan retak.

Isu keretakan tersebut makin menyeruak gara-gara postingan terbaru Nadya di akun Instagramnya. Dalam postingan tersebut Nadya mengunggah foto kelulusan dirinya dari bangku kuliah.

Dalam foto Nadya tampak berpose cantik dengan selempang sembari memegang beberapa buket bunga. Dalam keterangan fotonya, Nadya menuangkan rasa syukur dan terima kasihnya.

“Alhamdulillah bisa sampai di titik ini setelah melalui berbagai macam ujian, terimakasih kepada Allah SWT serta orang orang yg terlibat selama ini. Tinggal di panti bukan jadi penghalang untuk bisa menyelesaikan kuliah, banyak ujian bukan jadi alasan untuk tidak meraih cita cita. Jangan pernah putus asa dari Rahmat Allah, selagi kita mau berusaha Allah pasti mudahkan jalan kita. Terimakasih ya Allah telah membuatku menjadi orang yang lebih kuat.

Bismillah.. Mengemban amanah baru, semoga Allah mempermudah urusan kita semua ❤️,” tulis Nadya dalam caption fotonya, dikutip Kamis, 3 September 2020.

Netizen pun membanjiri kolom komentar postingan itu dengan ucapan selamat. Namun, ada pula sejumlah netizen yang menanyakan keberadaan Rizki DA.

“Paraahhh bgt yaa suaminya ga dampingin,” tulis seorang netizen.

“Harusnya suaminya bangga sambil ngasih bungaa,” komentar netizen lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perjuangkan Kesejahteraan Buruh dan Petani, Dani Eko Wiyono Siap Maju Calon Bupati Sleman Melalui Jalur Independen

Mata Indonesia, Sleman - Alumni aktivis 98 sekaligus aktivis yang selalu menyuarakan aspirasi buruh/pekerja Daerah Istimewa Yogyakarta, Dani Eko Wiyono ST. MT ini bertekad maju bakal calon bupati Sleman dalam Pilkada Sleman nanti. Dani menilai, hingga saat ini, mayoritas kehidupan buruh masih sangat jauh dari kata sejahtera. Buruh masih dianggap hanya sebagai tulang punggung ekonomi bangsa tanpa diperjuangkan nasib hidupnya.
- Advertisement -

Baca berita yang ini