Mulia Banget! Adinia Wirasti Bakal Donorkan Kornea Matanya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Artis Adinia Wirasti baru saja mendaftarkan diri mendonorkan kornea matanya. Hal itu disampaikan oleh Adinia Wirasti melalui akun Instagram pribadinya @adiniawrst baru-baru ini.

Dalam postingan tersebut, perempuan berusia 33 tahun itu mengunggah potret wajahnya sembari memegang identitas diri atau Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dalam caption-nya, Adinia Wirasti menmengatakan hatinya tergerak untuk mendonorkan kornea matanya kepada mereka yang membutuhkan.

“Dalam keseharian saya yang bergerak di bidang seni peran dan visualisasi, saya tergerak untuk menyuarakan kebutuhan mereka yang memiliki kelainan kornea untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tulis Adinia Wirasti.

Adinia menjelaskan, sangat mudah untuk menjadi pendonor kornea mata. Jika sudah terdaftar menjadi pendonor, kornea mata akan diambil setelah seseorang tutup usia.

“Tidak sulit untuk menjadi calon donor, cukup mengisi formulir pendaftaran dan ada baiknya memberi tahu orang terdekat,” tulis Adinia Wirasti.

“Lapisan kornea akan diambil saat kita sudah tutup usia. Keputusan kita bisa memberikan dampak besar bagi teman-teman kita yang membutuhkan penglihatan,” lanjutnya.

Adinia Wirasti dipercaya menjadi duta kampanye “Help Them To See” yang digagas oleh Lions Eye Bank Jakarta. Ia juga mengajak orang-orang agar tahu mengenai donor kornea mata.

Unggahan Adinia ini pun mendapat beragam reaksi positif dari netizen. Tak sedikit yang memuji pemeran Karmen dalam film ‘Ada Apa Dengan Cinta?’ itu.

“Masyaallah betapa hatimu sangat muliaa mbaa???? semoga selalu dalam lindungan-Nya❤️,” kata @vivianayotami.

Akun @niabustani berkomentar, “Luar biasa, sebuah langkah yg tidak semua orang berani. Aku berniat mendonorkan organ jg jika nantinya tutup usia, tp keluarga masih tidak mengijinkan.”

“Keren bgt kaa!! Sukses selalu dan semoga aku jg bisa gt nntinyaa??,” kata @feliamandaa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini