‘Mouse’ Tamat, Ini Adegan Favorit Para Pemeran Utamanya!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama Korea “Mouse” telah menayangkan epsode terakhirnya pada Rabu 19 Mei 2021. Para pemeran drama tersebut pun mengungkapkan pengalaman mereka selama pembuatan film.

Lee Seung Gi yang berperan sebagai predator bernama Jung Ba Reum berhasil mengejutkan dan mengesankan pemirsa. Aktor berusia 34 tahun itu mengungkapkan kelegaan bahwa peran penjahat pertamanya telah berhasil dan mendapat respon yang positif.

“Jung Ba Reum adalah peran penjahat pertama dalam karir akting saya, dan saya sangat lega karena pemirsa menyukai penampilan saya tanpa merasa terlalu dimatikan oleh sisi baru [saya] ini,” kata Seung Gi.

“Saya bekerja keras selama pembuatan film sambil menemukan motivasi dalam kenyataan bahwa banyak orang menikmati menonton ‘Mouse.’,” lanjutnya.

Ia menambahkan, “Meskipun ‘Mouse’ berakhir, saya pikir ini akan tetap menjadi drama yang sangat spesial. Saya pikir saya sangat beruntung telah bekerja dengan orang-orang yang benar-benar luar biasa. Saya berharap pemirsa juga akan bertahan sedikit lebih lama selama masa-masa sulit ini dan kita dapat menyambut hari-hari yang lebih baik bersama.”

Ketika diminta untuk menyebutkan adegan favoritnya dari drama tersebut, Lee Seung Gi memilih adegan di mana Jung Ba Reum yang berdarah mengirimkan doa amarah kepada Tuhan setelah membunuh pendeta Go Moo Won.

“Saya pikir kalimat ‘Saya memohon Anda untuk menghentikan saya menjadi monster’ benar-benar menyimpulkan kekacauan batin pemangsa Jung Ba Reum. Jadi saya merasa itu sangat mengharukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Lee Hee Joon yang berperan sebagai Go Moo Chi yang mengaku bahwa dia berjuang dengan peran emosionalnya. Ia mengatakan, “Itu bukanlah karakter yang mudah untuk dimainkan, sampai-sampai saya bertanya-tanya apakah peran yang pernah saya mainkan sampai sekarang sesulit dan sesulit ini,” kata dia.

“Saya sangat bersyukur bahwa orang-orang menunjukkan begitu banyak cinta dan dukungan untuk karakter Go Moo Chi.” ungkapnya lagi.

“Ada banyak adegan aksi, banyak adegan menangis, dan banyak adegan yang menuntut secara fisik dan emosional, tapi aku bisa menyelesaikan drama dengan sukses berkat para pemain dan kru, yang semuanya bekerja keras dengan tujuan yang sama dalam pikiran.”

Mengenai adegan yang menurutnya paling berkesan, Lee Hee Joon berkomentar, “Adegan yang terlintas di benaknya adalah di mana (Go Moo Chi), yang sangat menyukai Choi Hong Joo dan sangat menyukainya, mengatakan hal-hal itu kepadanya. sebenarnya dia tidak bermaksud begitu.”

“Saya merasa sedih karena Go Moo Chi berada dalam situasi di mana dia tidak bisa memaksa dirinya untuk mengungkapkan hal-hal yang dia rasakan dan saya juga merasa mengagumkan bagaimana dia melindungi orang-orang yang dia cintai dengan caranya sendiri,” jelasnya.

Pemeran lainnya, yakni Park Ju Hyun juga telah membuktikan kemampuan aktingnya dalam perannya sebagai Oh Bong Yi. Karakternya digambarkan sebagai seseroang yang mengalami trauma namun tangguh.

“Saya bersyukur orang-orang menyukai ‘Tikus’, dan saya senang bisa bekerja sama dengan aktor hebat seperti itu,” kata aktris itu. “Itu adalah waktu yang berharga bagi saya. Saya berakting di setiap adegan dengan tulus, dan saya sangat menikmati pembuatan film. ”

Dia menambahkan, “Karena kami menghabiskan waktu lama untuk syuting drama, saya pikir saya akan sangat merindukannya.”

Untuk adegan favoritnya, Park Ju Hyun memilih adegan menegangkan di mana Oh Bong Yi menjadi curiga terhadap Jung Ba Reum setelah melihat bekas luka di lengannya.

“Saya mencoba melakukan pekerjaan yang baik dengan menggambarkan ketegangan dari dua karakter yang berpelukan sambil memikirkan hal-hal yang berbeda,” kenangnya.

Ia melanjutkan, “Meskipun itu adalah adegan di mana Bong Yi menjadi curiga terhadap Ba Reum, yang selalu dia percayai dan karena itu sebuah adegan yang menandai awal dari ketidakbahagiaannya, suasana di lokasi syuting selama pembuatan film sebenarnya sangat menyenangkan dan hangat.”

Kyung Soo Jin yang berperan sebagai Choi Hong Joo yang misterius berkomentar, “Saya senang bertemu dan bergabung dengan orang-orang hebat seperti itu, dan saya bersenang-senang selama pembuatan film. Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari drama yang luar biasa, dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada pemirsa yang memberi kami tanggapan yang penuh semangat dan begitu banyak cinta.”

Mengenai adegan favoritnya, aktris tersebut berbagi, “Bagi saya pribadi, adegan di Episode 19 di mana Hong Joo memegang tangan ibunya dan tangisan sangat menonjol dalam ingatan saya. Ini adalah pertama kalinya sejak menjadi dewasa Hong Joo menelepon ibunya dan memegang tangannya, jadi saya menghabiskan banyak waktu untuk mengkhawatirkan cara mengekspresikan emosi Hong Joo dengan lebih jelas.”

Terakhir, produser “Mouse” mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada para pemain atas semangat dan dedikasi mereka pada akting mereka.

“Itu karena seluruh pemeran memasukkan diri mereka ke dalam peran mereka tanpa menahan diri dan dengan penuh semangat menuangkan tubuh dan jiwa mereka ke dalam akting mereka sehingga drama tersebut dapat menjadi berkualitas tinggi,” kata mereka. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mereka.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini