Mantan Trainee Ini ‘Ditendang’ dari JYP Entertainment Gegara Ngaku Gay

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini seorang mantan trainee JYP Entertainment mengungkapkan pengalamannya dikeluarkan dari agensi. Ia harus menelan pahitnya kehidupan karena kehilangan mimpinya untuk debut sebagai idola K-Pop.

Mantan trainee ini diketahui bernama KilliAN yang nama aslinya adalah Lin Jia Le. Ia telah berkecimpung di industri hiburan sejak dia masih kecil.

Faktanya, hiburan mengalir dalam garis keturunannya ketika dia masih muda. Ayahnya adalah seorang bintang film aksi.

Awalnya, keluarga KilliAN tidak ingin dia menempuh jalan yang sama dan berusaha menjauhkannya dari industri. Namun, setelah ditawari peran film, KilliAN memulai debutnya di Hong Kong pada usia 8 tahun.

Kemudian, di masa sekolah menengahnya, media sosial KilliAN mulai menarik perhatian. Pada awal masa remajanya, perhatian itu membuat KilliAN mendapat tawaran berupa kontrak pelatihan dari JYP Entertainment, salah satu agensi terbesar di Korea Selatan.

Mengingat keraguan keluarganya, tidak mengherankan jika mereka menentang gagasan KilliAN menjadi bintang K-Pop pada awalnya. “Kesempatan datang,” jelasnya, “Tapi saya bertengkar hebat dengan keluarga saya karena ingin pergi ke Korea.”

Namun, setelah melewati masa-masa sulit, ia akhirnya dapat melakukan perjalanan ke Korea Selatan untuk bergabung dengan JYP Entertainment ketika ia berusia 14 tahun. Pada saat itu, perusahaan sedang bersiap untuk debut 2PM dan 2AM, dan KilliAN bisa jadi salah satu anggotanya jika dia tidak dikeluarkan.

Sekarang, untuk pertama kalinya, KilliAN mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa dia harus meninggalkan JYP Entertainment. Agensi mendapatkan kenyataan bahwa dia adalah seorang gay.

Membuka tentang seksualitasnya dalam wawancara baru-baru ini, KilliAN menyatakan, “Saya gay, tetapi orang Korea sangat konservatif tentang homoseksualitas pada waktu itu, jadi pada akhirnya, mereka meminta saya untuk pergi karena itu.”

“Ini terjadi beberapa tahun yang lalu, tetapi ini adalah pertama kalinya saya mengungkapkan alasan sebenarnya dari kepergian saya,” kata KilliAN dilansir dari KoreaBoo pada Jumat 23 Juli 2021.

KilliAN menjelaskan bahwa ketika dia ketahuan berkencan dengan sesama trainee pria di bawah JYP Entertainment, agensi sangat marah. Sementara dia pernah percaya bahwa dia akhirnya akan mencapai mimpinya menjadi selebriti.

Namun, JYP Entertainment tidak ingin mengambil risiko menjadi trainee gay. KilliAN melanjutkan dengan mencatat bahwa tidak menjadi orang Korea juga akhirnya menjadi faktor kunci dalam keputusan agensi. Karena itu, semua hal dipertimbangkan, JYP Entertainment memintanya untuk pergi untuk selamanya.

Sayangnya, ini bukan akhir dari diskriminasi yang dihadapi KilliAN di industri hiburan. Setelah kehilangan kesempatan untuk debut di boy group K-Pop, make-up artist JYP Entertainment memperkenalkan KilliAN ke agensi baru. Namun, setelah menghabiskan waktu pelatihan di bawah lima perusahaan hiburan Korea yang berbeda, ia akhirnya kembali ke Hong Kong untuk berlatih.

Tetapi di Hong Kong, KilliAN mengatakan dia “pada dasarnya berada di bawah tahanan rumah.” Ke mana pun dia pergi, seseorang dari perusahaannya mengikutinya. Bahkan, bosnya bahkan memintanya untuk mendapatkan suntikan testosteron karena suaranya “terlalu feminin.”

Kesulitannya hanya berlanjut sejak saat itu. Setelah kesempatan film gagal karena skandal yang melibatkan aktris Cina Fan Bing Bing, KilliAN memutuskan untuk mendaftar di militer Taiwan.

“Saya pikir mungkin saya tidak cocok dengan industri hiburan,” jelasnya. Namun ketika dia akhirnya mencoba kembali berakting beberapa tahun lalu, dia dimanfaatkan oleh bos yang tidak bermoral.

KilliAN sedang mempersiapkan kesempatan film lain di Beijing, dan suatu hari setelah syuting, bos prianya mengundangnya ke bar karaoke. Namun, belakangan ternyata bos memiliki motif tersembunyi dan berharap melakukan hubungan seksual dengan KilliAN.

Sebagai gantinya, bos menawarinya peran utama dalam sebuah produksi. Tragisnya, situasi semakin memanas ketika bos KilliAN berusaha menyeretnya ke kamar kecil, tapi untungnya KilliAN bisa menolaknya setelah terjadi pergumulan.

Kesulitan yang dihadapi KilliAN dalam perjalanannya menuju kesuksesan akan cukup untuk membuat banyak orang menyerah sepenuhnya, tetapi bintang yang bercita-cita tinggi ini masih tetap kuat dan berjuang. “Saat ini saya hanya mengikuti arus dalam hal membangun karir saya di industri hiburan,” katanya.

“Saya melambat dan tidak berharap menjadi super terkenal. Saya berharap kesempatan yang cocok akan datang,” lanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -

Baca berita yang ini