Makna “Syafakallah” yang Menggema di Twitter usai Anies Baswedan Dinyatakan Positif COVID-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinyatakan positif corona (COVID-19) pada Selasa 1 Desember 2020. Hasil tersebut diketahui usai Anies melakukan tes usap PCR yang keluar dini hari tadi.

Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Anies lewat video singkat yang dibagikan di Twitternya, @aniesbaswedan. Saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala.

“Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” ujarnya.

Setelah kabar ini beredar, publik pun mendoakan kesembuhan untuk Anies Baswedan. Ucapan “Syafakallah” pun menjadi trending di Twitter di wilayah Indonesia.

Lantas, apa sih arti dari “Syafakallah” itu sendiri dan bagaimana penggunaannya?

Ucapan “Syafakallah” atau شفاك الله sendiri memang kerap diucapkan kepada yang sedang sakit. Kata tersebut merupakan sebuah doa supaya orang yang sakit diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.

Perlu diingat, bahwa ucapan “Syafakallah” ini digunakan jika orang yang sakit berjenis kelamin laki-laki. Arti dari ucapan ini adalah “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (lelaki).”

Sedangkan jika orang yang sakit berjenis kelamin perempuan, Kamu bisa mengucapkan “Syafakillah”. Dalam Bahasa Arab, شفاك الله atau yang dibaca syafakillah, memiliki arti, “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (perempuan).”

Selain kedua ucapan tersebut, berikut doa lainnya yang diucapkan ketika mengunjungi orang sakit:

– شفاكم الله (Syafakumullah) artinya “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepada kalian (lelaki).” Kata tersebut digunakan jika kita mengucapkan kepada lebih dari dua orang berjenis kelamin laki-laki.

– شفاه الله (Syafahullah) artinya “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadanya (lelaki).” Kata tersebut digunakan jika kita mengucapkan kepada seseorang berjenis kelamin laki-laki yang keberadaannya jauh dari kita.

– شفاها الله (Syafahallah) artinya “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadanya (perempuan).” Kata tersebut digunakan jika kita mengucapkan kepada seseorang berjenis kelamin perempuan yang keberadaannya jauh dari kita.

– شفاهم الله (Syafahumullah) artinya “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepada mereka (lelaki).” Kata tersebut digunakan jika kita mengucapkan kepada orang berjenis kelamin laki-laki yang jumlahnya amat banyak.

– شفاهن الله (Syafahunnallah) artinya “Semoga Allah memberikan kesembuhan kepada mereka (perempuan).” Kata tersebut digunakan jika kita mengucapkan kepada orang berjenis kelamin perempuan yang jumlahnya amat banyak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kebijakan DHE SDA Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat dan Stabilitas Keuangan

Oleh: Dhita Karuniawati )*Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor SumberDaya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkahstrategis yang ditempuh pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasionalmelalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri. Langkah tersebut tidak hanyabertujuan menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatdari kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, ketegangangeopolitik, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, kemampuan suatu negara dalam menjaga cadangan devisa menjadi faktor penting untuk mempertahankanstabilitas ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupayamemperkuat ketahanan ekonomi nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh guncangan eksternal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakanpengelolaan DHE SDA yang lebih optimal. Selama ini, sebagian besar devisa hasil ekspor sumber daya alam masih banyaktersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik belummaksimal. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditasterbesar di dunia, mulai dari batu bara, minyak sawit, nikel, tembaga, hingga berbagaiproduk mineral lainnya. Potensi devisa yang dihasilkan sektor tersebut sangat besardan dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara tepat.Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan eksportirsektor sumber daya alam untuk menempatkan devisa hasil ekspornya di dalam negeri. Kebijakan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untukmemperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas valuta asing, dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan nasional.Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintahmewajibkan eksportir sumber daya alam untuk merepatriasi devisa hasil ekspornya kedalam negeri dengan tingkat kepatuhan penuh. Menurutnya, kebijakan tersebutdirancang untuk meningkatkan ketersediaan valuta asing di pasar domestik, menjagastabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Dalam ketentuan baru tersebut, eksportir sektor nonmigas diwajibkan menempatkan100 persen DHE...
- Advertisement -

Baca berita yang ini