Lama Nggak Muncul di TikTok, Ternyata Abdul ‘Kampung Inggris’ Meninggal Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Abdul Besid atau dikenal dengan Abdul Kampung Inggris meninggal dunia karena Covid-19. Dia dikenal sebagai guru pengajar bahasa Inggris di TikTok.

Sudah cukup lama Abdul tak muncul di FYP TikTok. Pria yang dikenal dengan salam pembuka ‘How’s it going’ itu disebut sudah meninggal dunia pada 28 Juli lalu karena Covid-19.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by RIVERSIDE LANGUAGE CENTER (@kampunginggris.riverside)

 

“Innalilahi wainnailaihi rojiun. Hopely you can find your way now and forever. Dul…hanya dg mengaminkan setiap doa yg mengalir disini yg bisa aku lakukan. Maaf ga bisa mengantar kamu ke rumah abadimu di Probolinggo,” tulis akun @kampunginggris.riverside.

“Masih ingat apa yg dulu kamu bilang “apapun yg terjadi nanti sir…kita akan tetap jadi saudara. Dan kamu skg pergi duluan..It’s been a long day without you my friend,” katanya.

Dalam kolom komentar, salah satu netizen bertanya penyebab meninggalnya Abdul. Kemudian dijawab karena Covid-19.

@abdulism_kampunginggris

Balas @maulagi23 saya bekukan dulu aja ,thank you semuanya ?

♬ suara asli – abdulism – abdulism

Abdul membuat konten bahasa Inggris di TikTok. Biasanya, dia menjawab pertanyaan yang diajukan netizen di kolom komentar. Dengan gaya yang khas, caranya mengajar sangat mudah dimengerti. Walaupun pernah ada pro-kontra dari caranya mengajar yang dinilai merendahkan.

Akun Instagram Abdul juga mengunggah kabar duka ini. Tampak postingan Abdul yang menetap di Pare itu memakain jersey Manchester City.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by PARE – AMERICAN & BRITISH (@abdulism_kampunginggris)

 

“Mohon doanya untuk Guru kami, sahabat kami, dan keluarga kami. Abdul Besid. 28 Juli 2021. Al faatihah,” tulisnya.

“Mohon dimaafkan segala kesalahan. Semoga Allah lapangkan kuburnya dan ditempatkan di Surga nya Allah.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini