Lagi-Lagi Dihujat, Ernest Prakasa Sindir Formula E Lewat Cuitan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhir-akhir ini Ernest Prakasa dihujat oleh netizen. Setelah dihujat karena foto bersama dengan Ridwal Kamil di bandara, kini Ernest dihujat karena komentari Formula E.

Ia menyindir ajang olahraga otomotif itu melalui cuitan di Twitter pribadinya. Namun kini cuitan itu dihapus olehnya.

Ia menilai netizen yang menghujatnya adalah pendukung salah satu calon presiden yang akan maju ke Pilpres 2024.

“Wajarlah brand ga mau keluar duit. Jangan samain ama MotoGP yang memang event bergengsi, Formula E siapa yang ngikutin coba selain panitia,” cuitnya pada 5 Juni 2022.

Komika yang berusia 40 tahun itu pun mengaku cuitan itu disampaikan dalam konteks olahraga, bukan serangan politik.

“Ngomongin Formula E dalam konteks ajang olahraga aja udah langsung diserbu penboys Pak Capres ya? Hahaha semangat ya guys,” cuitan selanjutnya.

Meski dihujat netizen, Ernest menyikapinya dengan santai dan bahkan menyampakan permintaan maafnya. Ia juga menyemangati bagi netizen yang tengah bekerja untuk menjalankan tugasnya sebagai pendukung capres.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini