Kylie Jenner Selebritas dengan Penghasilan Tertinggi di 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kylie Jenner menjadi selebritas dengan penghasilan tertinggi selama 2020. Pandemi Covid-19 seakan tak menggoyahkan pundi-pundi Kylie.

Selama 2020, Kylie mendapat pemasukan sebesar 590 juta Dolar AS atau sekitar 8,3 triliun Rupiah. Total pendapatan Kylie nyaris tiga kali lipat dari musisi Kanye West.

Suami Kim Kardashian itu meraup 170 juta Dolar AS atau sekitar 2,4 triliun. Artinya, 2020 Kanye harus rela kalah dalam jumlah pendapatan dari adik iparnya itu.

Pendapatan Kylie berasal dari penjualan 51 persen sahamnya di Kylie kosmetik di Januari 2019. Selain itu, Kylie juga bermain di berbagai reality show.

Posisi tiga hingga lima ditempati bintang olahraga, yakni Roger Federer (tenis), Cristiano Ronaldo (sepak bola), dan Lionel Messi (sepak bola).

Federer mendapatkan 106,3 juta Dolar AS atau sekitar 1,5 triliun Rupiah. Ronaldo menghasilkan 105 juta Dolar AS atau sekitar 1,48 triliun Rupiah, sementara Messi mengumpulkan 104 juta Dolar AS atau sekitar 1,46 tiliun Rupiah.

Daftar 10 selebriti pendapatan terbesar di 2020

1. Kylie Jenner (590 juta Dolar AS)
2. Kanye West (170 juta Dolar AS)
3. Roger Federer (106,3 juta Dolar AS)
4. Cristiano Ronaldo (105 juta Dolar AS)
5. Lionel Messi (104 juta Dolar AS)
6. Tyler Perry (97 juta Dolar AS)
7. Neymar (95,5 juta Dolar AS)
8. Howard Stern (90 juta Dolar AS)
9. LeBron James (88,2 juta Dolar AS)
10. Dwayne ‘The Rock’ Johnson (87,5 juta Dolar AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Moratorium SPPG dan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program Gizi Nasional

Oleh : Antonius UtomoKeputusan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberlakukan moratorium pembangunan dan pendaftaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) barumemunculkan beragam respons di tengah masyarakat. Sebagian pihak menilai kebijakantersebut sebagai langkah yang berpotensi memperlambat perluasan Program Makan BergiziGratis (MBG), sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai upaya strategis untukmemperkuat fondasi program sebelum dilakukan ekspansi lebih lanjut. Di tengah berbagaipandangan tersebut, satu hal yang perlu dipahami adalah bahwa moratorium bukanlahpenghentian program, melainkan bagian dari proses evaluasi guna memastikan keberlanjutandan kualitas layanan gizi nasional.Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitassumber daya manusia Indonesia. Sejak diluncurkan, program ini terus mengalami perluasancakupan dengan dukungan ribuan SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Bahkan, BGN mencatat pembangunan puluhan ribu SPPG dalam kurun waktu yang relatif singkat sebagaibentuk percepatan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik dan kelompok rentan. Di saat yang sama, skala program yang semakin besar menuntut adanyasistem tata kelola yang semakin kuat dan terukur.Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono menegaskan bahwa moratorium...
- Advertisement -

Baca berita yang ini