Kylie Jenner Jadi Seleb dengan Honor Termahal di Dunia, Goks! Segini Nih Pendapatannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Forbes baru saja merilis daftar 100 selebritis dengan bayaran termahal di dunia gaes. Sederet seleb papan atas dunia masuk dalam daftar.

Dua teratas diduduki oleh Kylie Jenner dan Kanye West. Si seksi Kylie Jenner menempati posisi tertinggi dengan taksiran pendapatan mencapai Rp 8,2 triliun. Gokil ya gaes!

Pendapatan terbesar Kylie didapat dari penjualan 51% saham perusahaan kosmetiknya ke Coty Inc, di samping sumber-sumber penghasilannya yang lain.

Sementara itu, BTS menjadi salah satu dari sedikit selebriti Asia yang masuk daftar seleb dengan bayaran tertinggi. BTS menempati posisi ke-47 dengan taksiran pendatan US$50 juta atau setara dengan Rp 700 miliar.

Daftar 100 selebriti dengan bayaran tertinggi versi Forbes ini dinilai berdasarkan angka yang didapat dari data-data Nielsen Music/Data MRC, Pollstar, IMDB, NPD BookScan dan ComScore.

Berikut daftar lengkap 100 selebriti dengan bayaran tertinggi di dunia versi Forbes:

1. Kylie Jenner
2. Kanye West
3. Roger Federer
4. Christiano Ronaldo
5. Lionel Messi
6. Tyler Perry
7. Neymar
8. Howard Stern
9. Lebron James
10. Dwayne Johnson
11. Rush Limbaugh
12. Ellen Degeneres
13. Bill Simmons
14. Elton Johns
15. James Patterson
16. Stephen Curry
17. Ariana Grande
18. Ryan Reynolds
19. Gordon Ramsay
20. Jonas Brothers
21. The Chainsmokers
22. Dr. Phil McGraw
23. Ed Sheeran
24. Kevin Durant
25. Taylor Swift
26. Tiger Woods
27. Kirk Cousins
28. Post Malone
29. J.K. Rowling
30. Ryan Seacrest
31. Carson Wentz
32. Rolling Stones
33. Mark Wahlberg
34. Tyson Fury
35. Marshmello
36. Russell Westbrook
37. Ben Affleck
38. Sean Combs
39. Shawn Mendes
40. Vin Diesel
41. Lewis Hamilton
42. Jay-z
43. Billie Eilish
44. Rory Mcilroy
45. Simon Cowell
46. Jerry Seinfeld
47. BTS
48. Kim Kardashian West
49. Drake
50. Jared Goff
51. Judy Sheindlin
52. Akshay Kumar
53. Conor McGregor
54. James Harden
55. Giannis Antetokounmpo
56. Jennifer Lopez
57. Anthony Joshua
58. Pink
59. Deontay Wilder
60. David Copperfield
61. Rihanna
62. Luke Bryan
63. Lin-Manuel Miranda
64. Backstreet Boys
65. Tom Brady
66. Phil Collins
67. Drew Brees
68. Novak Djokovic
69. Will Smith
70. Blake Shelton
71. Sean Hannity
72. Sofia Vergara
73. Celine Dion
74. Kyrie Irving
75. The Eagles
76. Adam Sandler
77. Phil Mickelson
78. Julio Jones
79. Metallica
80. Jackie Chan
81. Rafael Nadal
82. Heidi Klum
83. Travis Scott
84. Kevin Hart
85. Klay Thompson
86. Katy Perry
87. Lady Gaga
88. Bon Jovi
89. U2
90. Naomi Osaka
91. Canelo Alvarez
92. Damian Lillard
93. Paul McCartney
94. Oprah Winfrey
95. DJ Khaled
96. KISS
97. Sebastian Vettel
98. Serena Williams
99. Angelina Jolie
100. Mohamed Salah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Program Future Leaders Bootcamp AMANAH Jadi Pilar Penguatan SDM Unggul Aceh

*) Oleh: Teuku Rizky SyahputraMomentum relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul-Hebat (AMANAH) tidaksekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menandai fase konsolidasi strategisdalam pembangunan sumber daya manusia di Aceh. Penguatan peran lembaga inimencerminkan kesadaran bahwa investasi terbesar suatu daerah terletak padakualitas generasi mudanya. Dalam konteks pembangunan nasional yang semakinkompetitif, keberadaan wadah pembinaan yang terarah menjadi kebutuhanmendesak. Oleh karena itu, langkah AMANAH dalam menyelaraskan program pembinaan pemuda patut dipandang sebagai bagian dari orkestrasi kebijakan yang lebih luas.Selanjutnya, penyelenggaraan Future Leaders Bootcamp (FLB) menjadi indikasikonkret bahwa proses pembinaan tidak lagi bersifat sporadis, melainkan dirancangsecara sistematis dan berbasis kebutuhan zaman. Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Industri Aceh ini menunjukkan adanya integrasi antara pengembangankapasitas individu dengan realitas dunia usaha. Pendekatan ini relevan, mengingattantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkutat pada aspek akademik, tetapijuga pada kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi global. Dengandemikian, FLB tidak hanya menjadi ruang pelatihan, tetapi juga laboratoriumkepemimpinan masa depan.Lebih jauh, seleksi ketat terhadap 26 peserta dari berbagai daerah di Aceh mencerminkan upaya serius dalam menjaring talenta terbaik. Proses ini menunjukkanbahwa pembinaan pemuda tidak dapat dilakukan secara massal tanpa standarkualitas yang jelas. Justru, pendekatan berbasis meritokrasi menjadi kunci dalammenciptakan dampak yang berkelanjutan. Para peserta yang terpilih bukan hanyarepresentasi individu unggul, tetapi juga simbol harapan bagi daerahnya masing-masing. Dalam konteks ini, AMANAH telah menempatkan kualitas sebagai fondasiutama programnya.Di sisi lain, Ketua Yayasan AMANAH, Dr. Saifullah Muhammad, menegaskan bahwaurgensi kehadiran lembaga ini dalam membangun generasi muda Aceh yang berdayasaing. Ia memandang bahwa pembinaan tidak cukup berhenti pada transfer pengetahuan, melainkan harus menyentuh aspek pembentukan karakter dankepemimpinan. Penekanan pada pentingnya pola pikir kepemimpinan yang kuat sertakomitmen tinggi menjadi relevan di tengah tantangan disrupsi global. Perspektif inisejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan pembangunanmanusia sebagai prioritas utama.Lebih lanjut, dorongan agar pemuda berperan aktif dalam pembangunanberkelanjutan memperlihatkan adanya keselarasan antara program AMANAH dengannilai-nilai kebangsaan. Dalam hal ini, generasi muda tidak hanya diposisikan sebagaiobjek pembangunan, tetapi sebagai subjek yang memiliki tanggung jawab moral dansosial. Semangat cinta tanah air menjadi elemen penting yang harus diinternalisasidalam setiap proses pembinaan. Dengan demikian, output yang dihasilkan tidakhanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas kebangsaan.Selain itu, keterlibatan Said Muniruddin sebagai narasumber utama memberikandimensi akademik sekaligus praktis dalam pelatihan ini. Sebagai akademisiUniversitas Syiah Kuala dan praktisi pengembangan diri, ia membawa pendekatan yang komprehensif dalam membangun kapasitas peserta. Materi mengenai pola pikirkewirausahaan menjadi salah satu titik tekan yang strategis. Hal ini mengingatkewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan bisnis, tetapi juga dengan keberanianmengambil risiko, inovasi, dan kemampuan membaca peluang.Kemudian, desain materi yang sistematis dan aplikatif menunjukkan bahwa program ini tidak berhenti pada tataran konseptual. Peserta didorong untuk menginternalisasi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini