Kocak! TikToker Ini Juga Mau Diakui Mirip dengan Fuji, Netizen: Kamu Gak Diajak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini Fuji bertemu dengan Jeje yang disebut-sebut memiliki wajah mirip dengannya.

Pertemuan keduanya diabadikan dengan membuat konten YouTube serta video yang diunggah di laman media sosial TikTok.

Namun, ada salah satu TikToker yang juga ingin diakui mirip dengan anak Haji Faisal tersebut. TikToker itu menggunakan fitur duet pada video yang diunggah Fuji dengan Jeje.

“Saya aslinya 2 orang, aku juga,” tulis Fuji dalam keterangan di video yang diunggahnya.

“Oke, kok orangnya 2 bukannya 3 ya? Coba kalian komen aku mirip fuji atau mirip siapa?” timpal TikToker yang memiliki akun @kiroszabran.

Video @kiroszabran pun diunggah kembali oleh akun Instagram @lambegosiip, dan unggahan tersbut sontak saja menuai berbagai macam komentar netizen yang menilai bahwa TikToker ini sangat tidak mirip dengan Fuji.

“Kamu ga di ajak fujianto,” kata netizen

“Aku liatnya kaya joker map,” tambah netizen.

“Dari rambutnya sih mirip ranggila,” tulis netizen.

“Ini mah fujianto…bangkit dari kubur,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Keamanan Papua Prioritas, Pemerintah Tindak Tegas Gangguan OPM

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan pembangunan di Papua. Tanpa situasi yang aman, berbagai program peningkatan kesejahteraan akan sulit berjalan optimal. Oleh karena itu, setiap bentuk gangguan keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat sipil, merusak fasilitas umum, maupun menghambat aktivitas ekonomi harus ditolak bersama karena tidak memberikan manfaat bagi siapa pun, terutama masyarakat Papua sendiri yang menjadi pihak paling terdampak.Berbagai aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata OPM atau TPNPB dalam beberapa waktu terakhir kembali menunjukkan bahwa pendekatan kekerasan hanya melahirkan penderitaan. Pembakaran pesawat perintis PT AMA di Balinggama, Yahukimo, yang mengakibatkan meninggalnya seorang pilot serta mengganggu pelayanan penerbangan di wilayah pegunungan merupakan contoh nyata bagaimana aksi teror berdampak langsungterhadap kepentingan masyarakat. Transportasi udara di Papua bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan jalur utama distribusi bahan pangan, obat-obatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan pokok bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil. Ketika pesawat perintismenjadi sasaran serangan, yang paling dirugikan bukan hanya pemerintah atau operator penerbangan, tetapi masyarakat yang kehilangan akses terhadap berbagai layanan dasar.Tindakan kekerasan terhadap fasilitas publik juga berpotensi menghambat percepatanpembangunan yang selama ini terus diupayakan pemerintah. Berbagai proyek infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi membutuhkan situasi yang kondusif agar dapat berjalan sesuai rencana....
- Advertisement -

Baca berita yang ini