Kocak! TikToker Ini Juga Mau Diakui Mirip dengan Fuji, Netizen: Kamu Gak Diajak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini Fuji bertemu dengan Jeje yang disebut-sebut memiliki wajah mirip dengannya.

Pertemuan keduanya diabadikan dengan membuat konten YouTube serta video yang diunggah di laman media sosial TikTok.

Namun, ada salah satu TikToker yang juga ingin diakui mirip dengan anak Haji Faisal tersebut. TikToker itu menggunakan fitur duet pada video yang diunggah Fuji dengan Jeje.

“Saya aslinya 2 orang, aku juga,” tulis Fuji dalam keterangan di video yang diunggahnya.

“Oke, kok orangnya 2 bukannya 3 ya? Coba kalian komen aku mirip fuji atau mirip siapa?” timpal TikToker yang memiliki akun @kiroszabran.

Video @kiroszabran pun diunggah kembali oleh akun Instagram @lambegosiip, dan unggahan tersbut sontak saja menuai berbagai macam komentar netizen yang menilai bahwa TikToker ini sangat tidak mirip dengan Fuji.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BERITA & INFO VIRAL (@lambegosiip)

“Kamu ga di ajak fujianto,” kata netizen

“Aku liatnya kaya joker map,” tambah netizen.

“Dari rambutnya sih mirip ranggila,” tulis netizen.

“Ini mah fujianto…bangkit dari kubur,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini