Keren! Seoul Punya Halte Bus Khusus Anti Covid-19 Dilengkapi Wifi Gratis, Indonesia Kapan Nyusul?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tahu gak gaes kalau Kota Seoul di Korea Selatan punya halte bus yang dirancang khusus untuk melindungi penumpang dari terik matahari, hujan hingga paparan virus Corona. Halte bus pintar atau smart shelter ini sekarang sudah bisa dijumpai di jalan-jalan ibukota Seoul.

Sesuai namanya, ‘Smart Shelter’, hal te bus ini dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih. Mulai dari pendingin udara hingga sterilisasi ultraviolet untuk membersihkan udara.

Ada pula kamera CCTV dan layar digital yang memuat jadwal kedatangan bus. Gak cuma itu, di dalamnya tersedia pula tempat mengisi daya listrik dan wifi gratis gaes! Widih asyik banget ya!

Tak sampai di situ, halte bus ini juga dilengkapi kamera thermal di pintu masuk untuk memantau suhu tubuh para penumpang. Jadi, yang suhu tubuhnya cenderung tinggi otomatis tak bisa masuk.

Disediakan pula kamera thermal khusus untuk penumpang anak-anak yang dipasang lebih rendah. Dengan segala keunggulannya itu, gak heran deh kalau masyarakat Seoul sangat antusias dengan kehadiran halte bus tersebut.

“Saya harap kita bisa punya lebih banyak tempat seperti ini sehingga kita bisa menghadapi virus corona,” kata seorang warga Seoul, dikutip dari Reuters, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Gak main-main gaes, untuk membangun halte pintar ini pemerintah setempat menggelontorkan biaya sekitar 100 juta won atau Rp 1,2 miliar untuk setiap haltenya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini