Keren! Agnez Mo Masuk Nominasi MTV Europe Music Award 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Solois cantik asal Indonesia, Agnez Mo kembali bikin bangga bangsa Indonesia. Usai keberhasilan kariernya di industri musik Hollywood, Agnez Mo kini mencetak prestasi masuk nominasi MTV Europe Music Awards 2020 (MTV EMA).

Dalam ajang penghargaan musik itu, Agnez masuk dalam kategori Best Southeast Asia Act. Pengumuman tersebut juga disampikan langsung di Twitter, @mtvasia.

Fresh out of the oven, here are your 2020 @mtvema’s ‘Best Southeast Asia Act’ nominees!” tulis akun @mtvasia, dikutip Rabu (7/10).

Gak cuma itu, Agnez sendiri juga mengunggah di akun Instagramnya sekaligus meminta dukungan para penggemar untuk mem-votingnya di acara penghargaan internasional tersebut.

Agnez tak sendirian. Selain itu, ada artis Asia Tenggara lainnya yang juga masuk dalam nominasi. Mereka adalah Ben&Ben dari Filipina, Benjamin Kheng dari Singapura, Jack dari Vietnam, K-Clique dari Malaysia, dan Violette Wautier asal Thailand.

MTV EMA 2020 akan diselenggarakan pada 8 November 2020. Acara puncak itu akan ditayangkan di saluran TV MTV. Untuk mendukung artis Asia Tenggara yang masuk dalam nominasi, kamu bisa mengakses situs resmi MTV EMA 2020 dan menekan tombol vote untuk artis favoritmu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini