Keren! Ada Patung Agnez Mo di Madame Tussauds Singapura

Baca Juga

MATA INDONESIA, SINGAPURA – Patung lilin Agnez Mo resmi mejeng di museum Madame Tussauds Singapura.

Momen membanggakan itu dibagikan Agnez via postingan di media sosial pribadinya.

“Tebak aku di mana!! @mtssingapore. Pemeriksaan terakhir sebelum ini benar-benar jadi nyata,” tulis Agnez, dalam instagram stories-nya.

Warganet kagum dengan patung lilin yang sangat mirip dengan Agnez Mo. Bedanya, patung tersebut berambut panjang. Agnez juga sempat mengabadikan momen berdiri di sebelah patungnya tersebut.

Warganet dibuat kagum dengan patung yang sangat mirip dengan Agnez Mo. Beberapa komentar warganet diposting ulang oleh pelantun ‘Matahari’ itu.

“Parah keren banget ini 99,99 persen mirip sama aslinya,” tulis akun rukman1990.

“Agnez Mo with her twins. Parah mirip banget,” tulis andikadwicahya.

Nama Agnez Mo juga sempat trending di Twitter, Rabu 5 Oktober 2022. Agnez Mo bukan sosok asal Indonesia yang punya patung di Madame Tussauds. Sebelumnya ada Soekarno, Rudy Hartono, Anggun C Sasmi, dan Joko Widodo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini