Kena Body Shaming di Twitter, Kaesang Pangarep: Saya Memang Jelek

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Putra bungsu Presiden RI, Joko Widodo mendadak jadi perbincangan netizen. Belum lama ini, Kaesang memberi balasan menohok untuk netizen yang melakukan body shaming pada dirinya.

Hal itu terlihat dari balasan cuitan Kaesang di akun Twitter-nya, @kaesangp. Lewat akunnya, Kaesang mengomentari cuitan seprang netizen yang menyebut dirinya jelek.

“Kaesang mukanya jelek puol, kalo bukan anak presiden juga di tongkrongan jadi target bully mulu paling, dah lah gak usah beli-beli dari bisnis dia,” tulis akun @dacloudi.

Mengetahui cuitan warganet itu, Kaesang pun tak ambil pusing. Ia hanya membalas dengan kata-kata menohok seorang netizen yang sudah melakukan body shaming dengannya.

“Mbak, saya memang jelek, tapi gak sampe puol juga kali,” jawab Kaesang.

Alhasil, komentar Kaesang itu pun menuai balasan dari banyak netizen. Mereka ikut kesal karena maish ada orang yang melakukan body shaming dan menghina wajah orang lain.

“Emangnya tu org cakep puoll apa,” kata akun gieeuli.

“Masya Allah… Ngak punya adab yang menghina,” tulis akun ngolshop.

“Astagfirulloh menghina terang-terangan,” tulis akun uwieda_rahmi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjawab Tantangan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Nayla Khairunnisa )*Pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahdalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Di tengahmasih adanya kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, pemerintah terus menghadirkan berbagai program yang mampumemperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian nasional adalahpengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penggerakekonomi kerakyatan.Koperasi Desa Merah Putih hadir dengan tujuan yang lebih luasdibandingkan fungsi koperasi konvensional. Program ini dirancang untukmenjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampumenghubungkan potensi desa dengan berbagai peluang usaha, pembiayaan, distribusi, dan pengembangan sumber daya lokal. Pemerintah memandang penguatan ekonomi desa sebagai fondasipenting bagi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan. Ketika masyarakat desa memiliki akses yang lebih baik terhadap kegiatanekonomi produktif, maka kesejahteraan akan meningkat dan ketimpanganpembangunan dapat dikurangi secara bertahap. Karena itu, pembangunan koperasi ditempatkan sebagai bagian dari strategi besarmemperkuat perekonomian nasional dari tingkat akar rumput.Komitmen pemerintah dalam menjalankan program ini terlihat dari upayapembenahan tata kelola yang terus dilakukan. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa pemerintah sedang memperbaiki tata kelola berbagai program prioritas, termasuk Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran, efektif, efisien, dan mampu memberikan manfaatyang optimal bagi masyarakat.Gibran juga menilai bahwa tata kelola yang baik menjadi faktor pentingdalam menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah. Selain memperkuat akuntabilitas, langkah tersebut diyakini dapat meningkatkankepercayaan pasar terhadap kondisi perekonomian nasional. Denganpengelolaan yang semakin baik, program pembangunan desa diharapkanmampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.Kehadiran Koperasi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini