Kampus Bergengsi Ini Buka Program Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa Hobi Mager & Leyeh-Leyeh, Begini Cara Daftarnya!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pengumuman penting nih buat kalian “kaum rebahan”. Sebuah universitas bergengsi di Jerman sedang membuka program beasiswa yang tak biasa.

Yup! University of Fine Arts di Hamburg, Jerman membuka program beasiswa bertajuk “Scholarship for Doing Nothing atau Beasiswa untuk Tidak Melakukan Apa-apa”.

Dilansir dari World of Buzz, beasiswa tersebut mulai dibuka sejak 26 Agustus lalu hingga 15 September mendatang. Para pelamar dari seluruh dunia diperbolehkan mendaftar tanpa persyaratan batas usia.

Dalam situs resminya, pihak University of Fine Arts menjelaskan alasan di balik penyelenggaraan beasiswa unik itu.

“Kita hidup di masa di mana, alih-alih berjuang untuk sukses dan efektif, akan lebih baik berjuang untuk mengurangi konsekuensi. Tindakan apa yang mungkin tidak saya lakukan untuk mencegah hidup saya memiliki konsekuensi negatif bagi orang lain?” tulis keterangan program beasiswa tersebut, dikutip Selasa, 1 September 2020.

Program beasiswa ini sengaja dibuka untuk memberikan kesempatan pada siapapun tanpa memandang mereka masuk kriteria terbaik atau tidak.

Nah, buat para pelamar, saat mendaftar beasiswa ini kamu akan dihadapkan dengan beberapa pertanyaan penting seperti: Aktivitas yang tidak ingin mereka lakukan; Berapa lama mereka ingin melakukannya; Mengapa penting untuk tidak melakukan hal yang spesifik; dan Mengapa mereka adalah orang yang tepat untuk tidak melakukannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini