Kabar Duka, Ayah Hugh Jackman Meninggal Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, MELBOURNE – Kabar duka datang dari aktor Hugh Jackman. Ayahnya, Chris, meninggal dunia di usia 84 tahun.

Kabar duka ini dibagikan aktor berusia 52 tahun itu di Instagram. Dia mengungkapkan ayahnya meninggal pada 5 September, yang juga merupakan Hari Ayah Australia. Dia berusia 84 tahun.

“Pada dini hari bertepatan dengan Hari Ayah di Australia, Ayah saya meninggal dengan tenang,” tulis aktor yang dikenal dengan perannya sebagai Wolverine itu.

“Sementara ada rasa kesedihan yang mendalam, saya dipenuhi dengan rasa syukur dan cinta. Ayah saya, dengan kata lain, sosok luar biasa,” katanya.

“Dia mengabdikan hidupnya untuk keluarga, pekerjaan, dan imannya. Saya berdoa agar dia sekarang dalam kondisi damai bersama Tuhan,” ungkapnya.

Jackman, yang dibesarkan oleh ayahnya di Australia setelah ibunya pergi, sudah lama terbuka tentang masa kecilnya yang rumit.

Di 1967, Chris dan istrinya, Grace McNeil, pindah dari Inggris ke Australia bersama saudara perempuannya Zoe dan Sonya serta saudara laki-lakinya, Ian dan Ralph. Setahun kemudian, Jackman lahir. Ketika berusia 8 tahun, ibunya pergi dan kembali ke Inggris, kemudian membawa saudara perempuannya bersamanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini