Kabar Baik Ni! Film Horor The Conjuring 3 Dipastikan Tayang Tahun Depan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Tahun depan bakal menjadi tahun yang paling dinanti oleh para pecinta dunia film di seluruh dunia. Pasalnya, banyak film-film yang dijadwalkan tayang tahun ini tertunda karena pandemi covid-19.

Salah satunya film The Conjuring 3 yang sangat dinanti oleh para penggemar film horor. Rencana tayang pada 11 September 2020 lalu, film yang berjudul The Conjuring: The Devil Made Me Do It, dipindah menjadi tahun depan.

Rencananya film tersebut direncanakan tiba di layar lebar pada Juni 2021. Nah, rupanya, tanggal tersebut dipastikan telah dikunci. Sehingga, tak peduli seperti apa pandemi nantinya, film ini tetap rilis pada tanggal tersebut.

Pengumuman ini disampaikan oleh bintang utama The Conjuring 3 sendiri, Patrick Wilson yang memerankan Ed Warren. Patrick menyampaikannya sendiri melalui akun media sosialnya.

Dengan tulisan bernada amarah, Patrick Wilson menegaskan tak akan ada perubahan jadwal tayang untuk The Conjuring 3 ke depannya meski apapun yang terjadi.

“Covid terkutuk, kami akan tetap membawa C3 (The Conjuring 3) kepada kalian semua kawan-kawan di tahun ’21!” tulis Patrick Wilson.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini