Jungkook BTS Jadi Solois Pria Korea Pertama yang Dinominasikan di MTV VMA 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Sekali lagi, Jungkook BTS membuat sejarah barunya sebagai solois. Baru-baru ini, ia diumumkan masuk nominasi dalam kategori pertama di MTV Video Music Awards (VMA) 2022.

Melansir dari Allkpop, VMA secara resmi mengumumkan bahwa Jungkook BTS masuk dalam nominasi kategori Pop ‘Song Of The Summer’. Nominasinya itu untuk single kolaborasi solo pertamanya yang bertajuk ‘Left and Right’ dengan Charlie Puth.

Ia berhasil mendapatkan nominasi kategori utama itu tanpa debut solo atau album resmi.

Hal ini membuat Jungkook menjadi solois Korea pertama yang pernah dinominasikan dalam acara penghargaan AS utama. Dia juga jadi satu-satunya solois K-Pop yang pernah mendapatkan nominasi utama dalam kategori Pop VMA.

Sontak usai kabar resmi itu diumumkan oleh VMA, banyak penggemar meramaikan media sosial untuk mengucapkan selamat untuk Jungkook hingga jadi trending topic. Tak sedikit juga dari penggemar berharap akan ada penampilan panggung secara langsung dari Jungkook untuk bawakan lagu ‘Left and Right’ tersebut bersama Charlie Puth.

Daftar nominasi MTV VMA 2022 sudah diumumkan. Baca selengkapnya di sini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini