Jomblo Sejak Lahir, Park Eun Bin Ungkap Tipe Idealnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Aktris Park Eun Bin lagi naik daun berkat perannya sebagai Woo Young Woo di drama ‘Extraordinary Attorney Woo’. Namun banyak netizen yang tak percaya bahwa aktris itu belum pernah berkencan sama sekali.

Melansir dari Koreaboo, aktris yang berusia 30 tahun itu mengungkapkan alasannya tak pernah berkencan. Sebab pada saat dia berusia 5 tahun sudah debut sebagai model pakaian dan telah berkecimpung di industri hiburan selama 26 tahun.

“Aku ingin menyembunyikan fakta bahwa aku tidak pernah berkencan. Aku hanya tak pernah memiliki kesempatan untuk bertemu seseorang,” katanya melalui wawancara pada 2020.

Namun dalam wawancara yang sama, aktris itu mengungkapkan apa yang dia cari dari seorang pria yang menjadi tipe idealnya. Ia mengaku menyukai pria yang polos, baik, yang bisa merawatnya dengan baik seperti teman, dan bisa membuatnya nyaman.

“Aku berharap dia adalah seorang pria yang mampu mengawasiku dan membantu membimbingku untuk menyelesaikan hal-hal dalam apapun yang aku lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Park Eun Bin jadi aktris populer berkat penggambaran karakter Woo Young Woo dalam drama ‘Extraordinary Attorney Woo’. Sehingga dramanya menerima pujian baik secara kritis maupun komersial.

Episode terbaru dari drama ini telah mendapatkan rating pemirsa sebesar 9,6 persen. Ini menandai adanya peningkatan jumlah penonton lebih dari 10 kali lipat dari episode pertamanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dimethyl Ether dan Transformasi Ketahanan Energi Indonesia

Oleh : Ricky Rinaldi *)Ketahanan energi menjadi salah satu isu strategis yang menentukan arahpembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Ketergantungan terhadap energi impor, fluktuasi harga komoditas internasional, serta meningkatnya kebutuhan energi domestik menuntut Indonesia untukmelakukan transformasi kebijakan secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, pengembangan Dimethyl Ether (DME) menjadi salah satu langkah penting dalammemperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantunganterhadap impor LPG.DME dipandang sebagai alternatif energi yang memiliki potensi besar untukmendukung kebutuhan rumah tangga dan industri. Pemanfaatan sumber dayadomestik untuk produksi DME membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuatkemandirian energi. Dengan cadangan batu bara yang melimpah serta potensihilirisasi energi yang besar, pengembangan DME menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi harus dibangunmelalui pemanfaatan sumber daya nasional secara optimal. Indonesia tidak dapatterus bergantung pada impor energi yang rentan terhadap gejolak global. Oleh karena itu, transformasi sektor energi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dapat terpenuhi secara stabil dan berkelanjutan.Pengembangan DME juga menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri nasional. Selama ini, sumber daya alam Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahanmentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui hilirisasi, komoditas domestik dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mendukungkebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan bahwatransformasi energi harus diarahkan pada penguatan kemandirian nasional. Pengembangan DME tidak hanya bertujuan mengurangi impor LPG, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru. Denganpendekatan yang terintegrasi, sektor energi dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi nasional.Salah satu keuntungan utama pengembangan DME adalah potensi penghematandevisa negara. Selama ini, impor LPG menjadi salah satu komponen besar dalampengeluaran energi nasional. Dengan memanfaatkan DME sebagai substitusi, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi secara bertahap. Langkah inimemberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk mendukung sektorstrategis lainnya.Selain aspek ekonomi, pengembangan DME juga memiliki dampak strategisterhadap stabilitas pasokan energi. Ketika dunia menghadapi ketidakpastiangeopolitik dan fluktuasi harga energi, negara yang memiliki sumber energi domestikyang kuat akan lebih siap menghadapi tekanan global. Dengan memperkuatproduksi energi dalam negeri,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini