Jihane Almira Harumkan Nama Indonesia di Polandia

Baca Juga

MATA INDONESIA, WARSAWA – Sejumlah penghargaan diraih oleh wakil Indonesia, Jihane Almira Chedid, dalam kontes kecantikan Miss Supranational 2021 yang diselenggarakan di Kota Nowy Sacz, Polandia, pada Sabtu 21 Agustus 2021 lalu. Salah satunya Kostum Nasional Terbaik.

”Khusus untuk kostum nasional, Jihan yang menampilkan kostum “kuda” menyisihkan para pesaing dari Filipina, Dominika, Swedia, Kenya, Thailand, dan Venezuela,” kata KBRI Warsawa.

"<yoastmark

Kuasa Usaha Ad-Interim RI di Warsawa, Taufiq Lamsuhur, mengatakan pagelaran Miss Supranational tahun ini tak seperti biasanya karena ada tantangan tambahan bagi para peserta akibat situasi pandemi global, sehingga tak bisa membawa tim yang lengkap.

Kontes Miss Supranational pertama kali diselenggarakan pada 2009, dan penyelenggaraan tahun 2021 merupakan edisi yang ke-12. Hampir seluruh rangkaian acara di beberapa kota di Polandia.

Nama Jihane Almira sekarang menjadi buah bibir karena aktris dan model ini berperan sebagai seorang lesbian bernama Amelia di serial Sianida The Series yang tayang di WeTV. Jihane Almira berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Ia memiliki darah blasteran Jawa-Lebanon. Jihan mempunyai wajah yang mirip dengan model berkebangsaan Amerika yaitu Kylie Janner.

"<yoastmark

Putri Indonesia 2020

Jihane Almira merupakan runner up 2 ajang Puteri Indonesia 2020. Jihane Almira pada saat itu mewakili Provinsi Jawa Tengah. Namun sayangnya di final, ia kalah dari perwakilan Provinsi Jawa Timur, Ayu Maulida Putri.

Menariknya, dalam pagelaran ratu sejagat di Polandia tersebut, Jihane memborong sejumlah penghargaan, yaitu Miss Supranational Asia 2021, Miss Congeniality dan Miss Supra Fan-Vote. Hebatnya lagi, ia juga berhasil memenangkan kategori Best National Costume setelah membawakan kostum berjudul The Dashing Of Equus Caballus.

Sejak kecil, Jihane Almira sudah aktif mengikuti berbagai perlombaan. Di usia 11 tahun, dia mengikuti ajang cover majalah Aneka dan pada tahun 2014 terpilih sebagai finalis Gadis Sampul. Tidak puas sampai situ, ia juga masuk dalam 15 besar Guess Girl Search South East Asia tahun 2015.

Kariernya pun terus melambung sebagai model. Jihane juga mencoba peruntungan di dunia akting dan akhirnya sukses membintangi film My Generation (2017), Ayat-ayat Cinta 2 (2017) hingga Mendadak Kaya (2019). Sosoknya juga muncul dalam sinetron Cinta Misteri (2018), Cinta Buta (2019) hingga Topeng Kaca (2019).

Saat ini Jihane membintangi serial Sianida The Series yang tayang di WeTV. Dalam serial tersebut, Jihane berperan sebagai Amelia, seorang perempuan yang meninggal misterius setelah minum kopi bersama teman-temannya.

Reporter: Shafira Annisa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini