Jawaban Menohok Nikita Mirzani Dikasihani Netizen karena Asmaranya Kandas dengan John Hopkins

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nikita Mirzani memberikan jawaban menohok salah satu netizen yang mengasihani dirinya karena putus dari eks pembalap MotoGP, John Hopkins, di kolom komentar Instagram.

Melalui Instagram Story, mantan pembalap MotoGP itu menyatakan tak lagi berhubungan dengan Nikita Mirzani. Dia menjelaskan alasan di balik kandasnya hubungan yang baru seumur jagung tersebut.

“Nikita Mirzani dan saya sudah tidak bersama lagi karena perbedaan kepribadian yang muncul seiring berjalannya waktu,” tulis Hopkins.

“(Putus) bukan karena masalah hukum, jarak, pengaruh publik, atau komentar negatif dimana saya selalu memberikan dukungan kepadanya. Meskipun saya ingin percaya kami berdua saling mencintai dan saya berkomitmen penuh dengan hubungan ini, sayangnya tidak demikian,” katanya.

Dalam salah satu postingan Nikita Mirzani, ada netizen yang mengomentari terkait kandasnya hubungan asmara wanita yang akrab disapa Nyai itu dengan Hopkins.

“Kasian dh ptus m john,” tulis netizen tersebut.

Nikita membalas komentar tersebut. Dia mengatakan, lebih baik putus saat pacaran daripada cerai usai menikah.

“Knp kasian? Kan saya yg putusin dia.. lbh baik putus dari pada nikah trs cerai. Nti km makin nyinyir kan. Klo pacaran putus nyambung itu biasa. Bnr ga tuh,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini