Jangan Malas, Ini Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di era modern seperti ini, kebutuhan manusia sudah sangat dipermudah. Apalagi kemajuan teknologi yang kian melesat membuat manusia jadi makin dimanjakan.

Seperti halnya kehadiran transportasi online yang bisa mengantarmu kemana saja dan kapan saja. Bahkan, kamu juga bisa membeli makanan tanpa perlu repot-repot keluar rumah.

Nah, hal ini lah yang membuat masyarakat jadi enggan berjalan kaki. Sebab, kebutuhan yang mereka perlukan sudah ada digenggaman mereka. Padahal, berjalan kaki setiap hari memiliki banyak manfaat loh!

Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), berjalan kaki merupakan bentuk aktivitas fisik yang disarankan untuk dilakukan sehari-hari. Apabila aktivitas berjalan kaki dilakukan dengan rutin, tentu bisa membantu seseorang keluar dari pola hidup yang tidak aktif menjadi pola hidup yang lebih aktif.

Dilansir dari Halodoc, ACSM juga mengatakan jika berjalan kaki dalam frekuensi tertentu bisa menurunkan risiko terkena penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, dan kolesterol tinggi. Selain itu, ada banyak manfaat lainnya yang bisa kamu peroleh dengan rutin berjalan kaki. Apa saja? Yuk simak!

1. Mengurangi Nyeri Sendiri

Manfaat jalan kaki juga memiliki pengaruh pada sendi, karena bisa melindungi sendi, terutama lutut dan pinggul yang paling rentan terhadap osteoarthritis. Manfaat jalan kaki juga bisa membantu melumasi sendi dan membentuk otot.

Selain itu, berdasarkan dari beberapa penelitian, ada yang menemukan jika manfaat jalan kaki bisa mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan arthritis atau nyeri sendi.

2. Mengurangi Risiko Kanker

Manfaat selanjutnya dari rutin berjalan kaki ialah mengurangi risiko terkena kanker. Terbiasa jalan kaki bisa memberi perlindungan untuk wanita dari risiko kanker payudara loh.

Terdapat studi di American Cancer Society yang menemukan jika wanita yang berjalan kaki 7 jam per minggu memiliki risiko kanker payudara 14 persen. Hal tersebut jauh lebih rendah dari wanita yang hanya berjalan selama 3 jam per minggu.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Di masa pandemi seperti ini, kekebalan tubuh menjadi priotitas semua orang. Mereka berlomba-lomba mencari cara agar sistem imun mereka tetap kuat dan terjaga.

Tenang, ada cara mudahnya kok gaes, yaitu dengan berjalan kaki. Sebuah penelitian yang dilakukan kepada lebih dari 1.000 pria dan wanita menemukan, orang yang berjalan kaki setidaknya 30 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu akan lebih jarang terkena flu. Ini dikarenakan daya tahan tubuh mereka meningkat akibat rutin berjalan kaki.

4. Mengurangi Demensia

Satu lagi manfaat berjalan kaki yang bisa diperoleh ialah mengurangi demensia atau pikun. Gak cuma untuk orang tua, usia muda juga bisa merasakan manfaatnya.

Manfaat jalan kaki untuk otak yaitu bisa meningkatkan daya ingat. Khusus untuk orang tua, bila berjalan sejauh 11 km per minggu, cenderung bisa terhindar dari penyusutan otak.

Jadi, jangan malas ya gaes! Cobalah mulai berjalan kaki selama 30-60 menit per hari. Dengan begitu kamu bisa merasakan banyak manfaat untuk tubuhmu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini