Istri Obama Ikut Tanggapi Wawancara Harry-Meghan

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Michelle Obama ikut menanggapi soal wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Oprah Winfrey. Apa kata mantan ibu negara Amerika Serikat itu?

Harry dan Meghan membuat heboh setelah melakukan wawancara dengan Oprah. Beberapa serangan kepada kerajaan Inggris dilontarkan keduanya, terutama Meghan. Bahkan, wanita 39 tahun itu mengaku sempat berpikir melakukan bunuh diri selama tinggal di kerajaan.

Keinginan bunuh diri muncul karena Meghan merasa tertekan dan terisolasi dengan semua peraturan di Kerajaan Inggris yang sangat ketat. Wanita kelahiran 4 Agustus itu sempat mengutarakan niatannya ke Harry dan membuat sang suami khawatir.

Hampir tiga tahun sejak pernikahannya di Kastil Windsor, putri dari Thomas Markle dan Doria Ragland menggambarkan beberapa anggota keluarga Kerajaan Inggris yang tidak dikenalnya dengan baik, bersikap brutal, penuh kebohongan, dan bersalah atas pernyataan rasis.

Selain mendapat banyak tekanan, Meghan mengklaim mendapat perlakuan rasial. Menurut dia, pihak istana menolak memberikan gelar kepada putra pertamanya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor dikarenakan alasan kulit yang gelap. Meghan adalah wanita berdarah Afrika-Amerika.

Menurut Michelle, apa yang terjadi sebenarnya hanya kurang komunikasi. Dia menyebut, dalam kondisi seperti ini, peran keluarga sangat penting.

“Harapan saya adalah, ketika saya berpikir tentang apa yang mereka alami, saya memikirkan betapa pentingnya keluarga,” ujar Michelle, dikutip dari Just Jared, Selasa 16 Maret 2021.

“Saya berdoa ada pengampunan, kejelasan, cinta dan ketetapan hati pada suatu saat nanti, karena tak ada yang penting dari keluarga,” katanya.

Pihak Kerajaan Inggris sudah merilis pernyataan resmi terkait wawancara yang menghebohkan dalam beberapa hari terakhir.

“Seluruh keluarga sedih mengetahui sepenuhnya betapa beratnya beberapa tahun terakhir ini bagi Harry dan Meghan,” bunyi pernyataan Kerajaan Inggris.

“Isu yang diangkat, khususnya ras, sangat memprihatinkan. Meskipun beberapa ingatan mungkin berbeda, ingatan itu ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi,” tambahnya.

“Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai,” tutup pernyataan Kerajaan Inggris.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini