Intip Dekorasi Natal yang Wajib Ada di Rumah, Sudah Punya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Perayaan Natal menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Kristiani di seluruh dunia. Hal yang paling dinanti dari perayaan ini ialah menghias seluruh rumah dengan dekorasi khas Natal.

Menghias dan mempersiapkan rumah untuk Natal umumnya dilakukan jauh-jauh hari sebelum perayaan tiba. Dekorasi khas Natal menjadi suatu keharusan yang harus ada di dalam rumah.

Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, ornamen Natal sering di-update dan semakin kekinian. Perayaan Natal jadi makin modern dan ornamennya semakin beragam.

Nah, biar suasana Natal di rumahmu tetap kental dan terasa, ada beberapa dekorasi yang gak boleh kamu skip dan harus ada di kediaman kamu. Apa aja sih ornamennya? Yuk simak!

1. Pohon Natal Lengkap dengan Ornamen

Tentu yang gak boleh dilewati saat perayaan Natal ialah pohon cemara lengkap dengan ornamennya yang meriah. Hiaslah pohon Natalmu dari sekarang dengan lampu-lampu, lonceng dan sebagainya.

Selain itu, menghias pohon Natal juga bisa menanbah keakraban dengan keluarga lho! Aktivitas itu bisa sangat menyenangkan dan membuat keluargamu makin kompak.

2. Kaos Kaki

Kisah sosok Santa Claus memang tak pernah mati di setiap momen Natal. Nah, menurut kisah, Santa Claus akan datang ke rumah untuk memberikan hadiah dari kaos kaki yang sudah diletakkan di depan rumah.

Maka, hiasan kaos kaki jadi salah satu yang penting dan harus ada di rumah ya gaes. Letakkanlah di depan pintu atau bisa juga di dalam ruangan di rumahmu.

3. Topi Natal

Karena Natal identik dengan udara dingin, topi hangat khas Natal juga wajib ada lho! Topi tersebut bisa kamu pakai saat perayaan tiba atau bisa juga dijadikan ornamen hiasan rumah agar suasana Natal semakin kental.

4. Lilin

Lilin natal kerap dianggap sebagai simbol cahaya dan harapan yang lebih baik. Tidak heran dekorasi natal ini wajib hadir menghiasi rumahmu. Supaya suasana rumah lebih cantik, lilin dekorasi Natal bisa diletakkan di dalam sangkar burung berukuran kecil. Hasilnya pasti keren dan artistik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini