Inilah Alasan Remake Jepang ‘Itaewon Class’ Gagal

Baca Juga

MATA INDONESIA, TOKYO – Drama Korea ‘Itaewon Class’ telah dibuatkan versi Jepangnya dengan judul ‘Roppongi Class’. Namun sayangnya, drama remake Jepangnya mengalami kegagalan dalam peringkat.

Melansir dari Allkpop, ‘Roppongi Class’ dirilis melalui plarform streaming Netflix dan stasiun siaran Jepang, TV Asahi. Namun, drama ini malah mendapatkan ulasan buruk dan peringkat yang rendah.

Bertentangan dengan ekspektasi awal, justru banyak penonton yang kecewa dengan drama remake Jepang-nya. Bahkan media lokal Jepang mengkritik remake tersebut karena dramanya terlalu mirip dengan versi aslinya.

Mereka mengkritik bahwa drama remake tidak sebagus aslinya dan gagal menafsirkan kembali konsep aslinya. Selain itu, aktor Ryoma Takeuchi juga mendapatkan kritikan karena kemampuan aktingnya yang tidak sesuai dengan standar.

‘Roppongi Class’ tayang perdana di Netflix Jepang pada 7 Juli 2022. Baru dirilis episode pertama, drama ini sudah menempati posisi keempat di Netflix Jepang.

Namun drama ini terus menurun peringkatnya setiap minggunya sampai tak lagi berada di 10 besar acara populer di Netflix.

Sebaliknya, ‘Itaewon Class’ yang asli malah mendapatkan popularitasnya kembali. Karena semakin banyak orang yang menonton ulang drama tersebut.

‘Itaewon Class’ meraih peringkat pertama di kategori serial TV teratas Netflix Jepang pada 29 Juli 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini