Ini Lima Suku Berkekuatan Super di Dunia, Salah Satunya di Indonesia Lho!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Sesuatu hal yang tidak mungkin terjadi jika seseorang memiliki kekuatan super seperti jagoan atau tokoh jahat di film-film. Namun, tahukah Anda, ternyata ada lima suku tradisional di dunia yang memiliki kekuatan super hebat.

Bahkan, orang-orang ini bahkan tidak menyadari bahwa mereka luar biasa hingga orang ‘normal’ lain kemudian menyadarkan mereka. Mereka ini mendapatkan kekuatan super mereka karena berbagai faktor, termasuk makanan, iklim dan gaya hidup mereka.

Berikut, lima suku dari penjuru dunia yang punya ‘kekuatan super’, salah satunya bahkan dari Indonesia.

1. Kalenjin, Pelari Andal

Semua orang tahu bahwa Kenya memiliki pelari maraton terbaik di dunia. Apa yang kebanyakan orang tidak tahu adalah bahwa mayoritas pelari ini berasal dari suku yang sama yakni Kalenjin.

Beberapa ilmuwan, peneliti dan analis olahraga telah mencoba menjelaskan mengapa suku ini mendominasi lari jarak jauh. Ilmuwan mempertimbangkan faktor seperti makanan mereka yang kaya pati, lokasi tanah air mereka dan faktor-faktor sosial dan ekonomi yang diraba sebagai alasan yang mungkin, tapi, tidak ada satupun yang sampai pada kesimpulan yang pasti.

The Kalenjin memiliki pergelangan kaki dan betis kecil dan perawakan ramping, yang sempurna untuk lari maraton. Ukuran tubuh sangat penting dalam menentukan siapa yang akan memenangkan maraton karena orang-orang dengan pergelangan kaki dan betis yang lebih kecil menggunakan lebih sedikit energi daripada yang lain.

2. Bajau, Penyelam Andal

Orang Bajau dari wilayah Indonesia, Filipina, Malaysia dan Brunei disebut pengembara laut atau gipsi laut karena kemampuan mereka untuk tetap di bawah air selama beberapa menit tanpa peralatan apa pun. Penyelam yang paling berpengalaman bisa tetap di bawah air selama 13 menit sebelum kembali ke permukaan untuk bernafas.

Namun orang Bajau, bisa melakukan lebih dari itu. Para peneliti dari Universitas Cambridge menemukan bahwa orang Bajau dapat melakukan ini karena tubuh mereka beradaptasi dengan penyelaman, menyebabkan limpa mereka meningkat hingga 50 persen. Dalam kasus orang Bajau, mereka memiliki gen unik yang meningkatkan sekresi hormon tiroid T4, yang menyebabkan limpa lebih besar.

3. Sherpa, Pendaki Everest Andal

Mendaki Everest akan menjadi tugas yang menakutkan bagi kebanyakan orang. Tetapi tidak untuk orang suku Sherpa. Mereka adalah pendaki gunung ahli dengan kemampuan untuk mencari rute yang sebelumnya tidak diketahui. Hari ini, orang-orang yang mendaki Gunung Everest selalu pergi dengan pemandu Sherpa.

Penelitian mengungkapkan bahwa Sherpa adalah pendaki gunung yang sangat baik karena tubuh mereka mengelola oksigen lebih baik pada ketinggian lebih tinggi daripada orang kebanyakan.

4. Moken, Melihat dalam Air

Sementara orang Bajau bisa menyelam lama dalam air, orang Moken dari Thailand dan Burma punya kemampuan tak kalah luar biasa: melihat di dalam air. Tapi kemampuan itu terbatas pada orang Moken yang berusia anak-anak saja.

Pada tahun 1999, Anna Gislen, seorang peneliti dari Lund University, melakukan perjalanan ke Thailand untuk tinggal bersama orang-orang Moken dan mempelajari kekuatan super mereka.

Dia menyadari bahwa penglihatan anak-anak Moken di bawah air dua kali lebih baik daripada anak-anak Eropa. Menariknya, dia juga mengamati bahwa orang dewasa Moken tidak dapat melihat juga di bawah air.

5. Orang Okinawa, Berumur Panjang

Penduduk asli Okinawa, Jepang lebih mungkin mencapai usia 100 tahun daripada anggota suku lain mana pun di dunia. Okinawa bangga memiliki konsentrasi centenarian (berumur panjang hingga mencapai atau melewati 100 tahun) terbesar di dunia.

Umur panjang di antara orang-orang Okinawa telah ditelusuri ke pola makan sehat mereka. Mereka makan banyak biji-bijian, kedelai, tahu, sayuran, ubi, ikan, cumi-cumi dan gurita.

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini